Beritakompas.com, Pandeglang - Pemasangan paving block di Desa Pakuluran, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, terkesan asal jadi. Pasalnya, posisi paving block yang terpasang tidak rata, sehingga membuatnya menjadi mudah rusak.
Dari hasil pantauan awak media berita kompas.com diketahui bahwa proyek pemasangan paving block menelan anggaran sebesar Rp185.480.000, dengan sumber dana dari APBD Pemerintah Provinsi Banten, Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman, No Kontrak: 600/SPK.156.KSL/PDPP/Perkim-3/2023, Judul Proyek Pembangunan Peningkatan Kualitas PSU Permukiman Jalan Lingkungan.

Pembangunan dan pemasangan paving block yang dikerjakan Oleh CV. JJ ARBAS UTAMA selaku pelaksana diduga kurang pengawasan dari dinas terkait, sehingga dari hasil pantauan di lapangan, ditemukan balok-balok beton cetak itu tidak rata dan renggang, ditambah di papan proyek tidak adanya transparansi volume panjang dan lebarnya.
Proyek Pemasangan Paving Block di Desa Pakuluran, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, jelas terlihat dalam pemasangannya diduga Asal Jadi.
Walupun ada papan infomasi Volume P X L tidak di cantumkan sehingga kami tim sosial kontrol tidak tahu berapa Panjang kali Lebar yang jelas pekerjaan tersebut tidak sesuai spesifikasi dan RAB, dan ini akan kami tindak lanjuti ke dinas terkait dengan adanya pekerjaan pemasangan paving blok yang diduga asal jadi.
Sampai berita ini ditayangkan belum ada pihak pelaksana pekerjaan belum bisa dihubungi.
(Abdul Aziz)
Editor : Badwi