Bondowoso| Berita-kompas. Com - Salah satu upaya dalam meningkatkan akses sanitasi layak dan akses sanitasi aman pada rumah tangga, dapat dilakukan melalui Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).
SPALD-S dilakukan dengan mengolah air limbah domestik di lokasi sumber dengan menggunakan tangki septik atau unit pengolahan sejenisnya yang sesuai dengan standar dan ketentuan yang dipersyaratkan.
Hal inilah yang di katakan oleh Kepala Desa Bendelan Kec. Binakal, yakni Bambang Hartono, kalau Pengelolaan air limbah perlu mendapat perhatian lebih dari semua pihak guna mendukung kelestarian lingkungan hidup.
[caption id="attachment_24503" align="aligncenter" width="720"]
Pembangunan sanitasi di Desa Bendelan program SPALD-S insert Kades Bambang Hartono (fto. bam"s)[/caption]
"Untuk itu, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kab. Bondowoso mengelontorkan 50 unit sanitasi Program SPALD- S di Desa Bandelan Kec. Binakal, tujuan rencana program pembangunan SPALD-S ini adalah untuk menghilangkan kebiasaan warga Buang Air Besar Sembarangan (BABS), meningkatkan kebersihan dan derajat kesehatan warga dan mencegah pencemaran lingkungan." Ujar Bambang Hartono.
Selain itu, menurutnya, Program tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pelibatan masyarakat dalam program penyediaan infrastruktur penanganan stunting, mengingat angka kemiskinan yang masih tinggi disebabkan oleh meningkatnya jumlah kemiskinan di pedesaan yang berdampak pada angka gizi buruk dan stunting.
[caption id="attachment_24510" align="aligncenter" width="488"]
Salah satu penerima manfaat Desa Bendelan (fto. bam"s)[/caption]
Kades Bandelan juga menambahkan kalau Sanitasi SPALD-S skala individu tentunya memiliki beberapa tahapan yaitu tahap pelaksanaan program SPALD-S Skala Individu. Tahap persiapan dengan melaksanakan sosialisasi & survei lokasi.
"Tahap perencanaan dengan melaskanakan sosialisasi tingkat desa,pemetaan sosial,penentuan titik lokasi,penguatan/penguatan kelembagaan masyarakat, pembentukan tim barjas dan penyusunan rencana kerja masayarakat. Tahapan terakhir yaitu pelaksanaan konstruksi oleh masyarakat melalui KSM serah terima sarana, Masyarakat pun ikut merespon positif dan antusias terkait rencana pembangunan SPALD-S." Ujar Kades Bandelan.
Terpisah salah satu penerima manfaat, Taufik Warga Rt. 10 Rw. 02, mengapresiasi adanya program tersebut.
" Karena program ini merupakan bagian dari kebersihan, merupakan sarana kesehatan maka Kami penerima harus bisa menerima dan merawat sehingga akan memberikan kenyamanan dan meningkatkan derajat kesehatan warga." Ucapnya saat dikonfirmasi oleh Media ini.
(Bam" S)
Editor : Bambang