Beritakompas.com, Pontianak Kalbar - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Barat Hendra,S.Sos melalui siaran Pers yang telah disampaikannya kepada beritakompas.com pada (8/2/2024) berdasarkkan Data Realisasi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM RI pada (24/1/2024, mempublikasikan data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri-Desember Tahun 2023 yang mencapai angka sebesar Rp.26,90 Triliun atau 124,99 persen dari target yang ditetapkan di dalam RPJMD Provinsi Kalimantan Barat sebesar Rp.21,52 Triliun serta mencapai 117,25 persen dari target yang ditetapkan oleh Kementerian Investasi /BKPM RI Tahun 2023 sebesar Rp.22,94 Triliun.
Hendra, S.Sos mengatakan bahwa secara Nasional nilai realisasi investasi Periode Januari - Desember Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Barat, untuk investasi PMDN berada pada peringkat 12 , sedangkan untuk investasi PMA berada pada peringkat 17 dari seluruh Provinsi di Indonesia. Selanjutnya selama periode Januari - Desember Tahun 2023, tenaga kerja yang terserap sebanyak 35.169 orang tenaga kerja Indonesia dan 49 orang tenaga kerja asing.
Selanjutnya Hendra, S.Sos menambahkan bahwa capaian realisasi investasi ini sejalan dengan berbagai kebijakan perizinan berusaha yang telah dilakukan pemerintah pusat dan daerah dalam peningkatan kualitas kebijakan dan hilirisasi yang didorong pemerintah pusat juga memberikan multiplier effect serta memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri, meningkatkan ekspor produk bernilai tambah dan menciptakan lapangan kerja.Kondisi ini juga dapat rercapai diantaranya melalui kegiatan fasilitas atas rencana investasi besar dan proyek strategis yang mengalami hambatan dalam merealisasikan usahanya serta dukungan kolaborasi antara pelaku Usaha Besar dengan Pelaku Usaha UMKM ungkapnya.
Hendra, S.So sangat mengharapkan dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Dan untuk mendukung hal tersebut DPMPTSP Provinsi Kalimantan Barat bersama Kementerian Investasi /BKPM RI dan DPMPTSP Kabupaten/Kota secara konsisten pula akan terus dan tetap bekerjasama dalam melakukan layanan pendampingan keberlanjutan investasi, percepatan hilirisasi investasi strategis sektor minerba berupa smelter bauksit, mendorong investasi besar bermitra dengan UMKM dan penyelesaian permasalahan proyek besar di Provinsi Kalimantan Barat kata, Hendra, S.So.
Penulis : Abd.Rahman
Editor : Badwi