Beritakompas.com, Probolinggo - Menurut hasil sementara real count KPU, Partai Kebangkitan Bangsa PKB akan diperkirakan meraup 9 kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo, 21/02/2023.
Meskipun PKB mendapatkan 9 kursi DPRD Probolinggo bukan berarti itu sebuah kemenangan, tapi merupakan kegagalan karena rival partainya yakni Partai Golongan Karya (Golkar) mendapatkan 10 kursi. Bisa dikatakan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Probolinggo gagal membawa partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang itu menahkodai DPRD Kabupaten Probolinggo.
Ketua DPC bukan hanya gagal membawa PKB menjadi pemenang di Kabupaten Probolinggo, namun dirinya juga gagal melenggang ke senayan setelah hanya meraup 42.114 suara. Menurut hasil sementara Real Count KPU dari PKB hanya 2 orang yang lolos ke Senayan yakni H. Faisol Riza dan Irsyad Yusuf.
Dampak dari kegagalan PKB di Kabupaten Probolinggo menduduki kursi terbanyak, diprediksi juga akan mempengaruhi poros bursa pemilihan kepala daerah (pilkada) atau bupati Probolinggo. Karena sudah mulai bermunculan di beberapa platform media sosial sosok yang akan maju di pilkada termasuk ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo.
Salah satu pengurus ranting yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, kegagalan PKB di Probolinggo tahun 2024 ini seharusnya menjadi bahan evaluasi pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Timur (DPW PKB Jatim). "Mestinya kan jadi pertanyaan besar! kenapa dan mengapa bisa kalah, harus dievaluasi oleh DPW agar pengurus DPC bisa bekerja lebih maksimal lagi masak kalah sama partai kuning, kalau bisa ya diganti".
Ketika pengurus ranting tersebut dimintai tanggapan tentang masuknya ketua DPC PKB didalam bursa pilkada dirinya mengatakan, "Pak ketua sudah tidak kuat mending cari figur baru saja dari pada gagal lagi" ujarnya sambil tersenyum.
(Bahrum)
Editor : Badwi