DPP AMI ; KPK Cemen dan Tidak Punya Nyali Untuk Menuntaskan Kasus OTT Sidoarjo dan Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

berita-compasnews.com

Beritakompas.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (DPP AMI) kecewa dengan kinerja KPK yang terkesan tidak punya nyali dan Cemen untuk menindaklanjuti kasus OTT dikabupaten Sidoarjo dan terkait dugaan kasus Korupsi pembangunan gedung pemkab Lamongan.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) Baihaki Akbar, menyampaikan bahwa KPK terkesan menutup-nutupi kasus OTT dikabupaten Sidoarjo dan Dugaan kasus korupsi pembangunan gedung pemkab Lamongan.

Baca juga: Aliansi Madura Indonesia Desak Mabes Polri Usut Tuntas Aktor di Balik Tiga Oknum Tersangka

Dikarenakan sampai detik ini KPK belum menetapkan dan menahan bupati Sidoarjo terkait keterlibatan dalam dugaan kasus Korupsi di BPPD Sidoarjo dan KPK juga belum menetapkan dan menahan para tersangka dugaan kasus Korupsi pembangunan gedung pemkab Lamongan.

Baca juga: AMI Siapkan Aksi Besar di Ditjenpas Jatim, Desak  Subechi Dipindahkan ke Nusakambangan

Kami minta dengan tegas kepada seluruh pimpinan KPK untuk segera mengundurkan diri saja, kalau kalian semua tidak tidak punya nyali dan Cemen dalam menindaklanjuti kasus OTT dikabupaten Sidoarjo dan Dugaan kasus Korupsi pembangunan gedung pemkab Lamongan.

Ingat kalian semua dipilih dan disumpah untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana Korupsi dan perlu diingat sumpah jabatan kalian semua bukan hanya dipertanggungjawabkan di dunia saja, melainkan juga akan di pertanggung jawabkan di akhirat nanti.

Baca juga: Ketum DPP AMI Soroti Sisi Positif Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

(Red)

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru