Beritakompas.com, Surabaya, Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (DPP AMI) Baihaki Akbar, angkat bicara terkait sikap pimpinan KPK yang terkesan menyalahkan penyelidik dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Basarnas, dan hal tersebut sangat memalukan apalagi hal tersebut terjadi di KPK, Sabtu (29/7/2023).
Apa yang di sampaikan oleh pimpinan KPK yang terkesan menyalahkan teman-teman penyelidik bentuk ketidak profesionalan para pimpinan KPK.
Baca juga: AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat
Padahal dalam penetapan tersangka merupakan keputusan yang telah diputuskan secara bersama-sama oleh para pimpinan KPK yang disebut sistem kolektif kolegial, dan ketika ada kekeliruan bukan kesalahan penyidik melainkan kesalahan para pimpinan KPK, dikarenakan datang dari bawah dan diputuskan ditingkat pimpinan.
Baca juga: Peringati HUT Bhayangkara ke-79, Ketua Umum AMI Apresiasi Kinerja dan Dedikasi Polri
Maka dari itu kami meminta dengan tegas kepada seluruh pimpinan KPK untuk mengundurkan diri, imbas kekisruhan kasus OTT di Basarnas dan seluruh pimpinan KPK wajib meminta maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia atas kejadian yang sangat memalukan tersebut.
Baca juga: Ketum AMI Kritik Ketua MA : Hakim Tidak Bisa Menjadi Malaikat Tapi Jangan Semua Menjadi Setan
(Badwi)
Editor : Badwi