Berita-compasnews.com, Surabaya - Ketidak hadir Bupati Sidoarjo untuk memenuhi panggilan pemeriksaan oleh KPK dengan status sebagai tersangka dugaan korupsi pemotongan dana insentif, membuat para aktivis Penggiat Anti Korupsi geram.
Salah satu penggiat Anti Korupsi ialah Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) yang geram dan miris setelah mendengar Bupati Sidoarjo yang sudah di tetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pemotongan insentif, tidak menghadiri panggilan pemeriksaan oleh KPK dengan alasan sakit.
Baca juga: AMI Kutuk Keras Dugaan Pengrusakan dan Upaya Pembakaran di Depan Gedung Grahadi
Ketum AMI meminta dengan tegas kepada KPK untuk segera memanggil ulang Bupati Sidoarjo demi tegaknya hukum dibidang pemberantasan korupsi di Indonesia.
Baca juga: Narapidana Lapas Kelas IIB Pasuruan Kabur, AMI Siap Gelar Aksi Demonstrasi Besar-besaran
Kami Aliansi Madura Indonesia (AMI) akan terus mengawal, mengawasi dan menyikapi kasus Korupsi Pemotongan Insentif yang terjadi di Sidoarjo dengan melibatkan Bupati Sidoarjo, sampai tuntas keakar-akarnya.
Baca juga: Geram dengan Ulah Oknum Dewan, AMI Siap Gelar Aksi di DPRD Surabaya dan Kantor PKB
(Badwi)
Editor : Badwi