Pengamanan Bandara I Gusti Ngurah Rai Diperketat untuk KTT World Water Forum ke-10

berita-compasnews.com

BERITA-COMPASNEWS.COM, Badung, Bali - Sub Satgas Pam Bandara mulai hari ini, Kamis (16/5/2024), melakukan pergeseran personil untuk pengamanan kedatangan delegasi peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Puri Agung 2024 yang diadakan untuk menjamin kelancaran acara internasional tersebut.

Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Kepala Sub Satuan Tugas (Kasubsatgas) Pam Bandara, memberikan sejumlah arahan penting dalam apel kesiapan personil Sub Satgas Pam Bandara yang dilaksanakan di Halaman Mapolres.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya pemahaman seluruh personil terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan, termasuk mengenali tempat tugas dan mengidentifikasi potensi kerawanan.

"Semua personil saya yakin sudah paham hal itu, silahkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan saling berkoordinasi dan berkomunikasi antar satgas-satgas lainnya untuk memudahkan dan memperlancar pelaksanaan tugas di lapangan," tegasnya.

Pelaksanaan tugas pengamanan ini merupakan tanggung jawab bersama, oleh karena itu, Kapolres menginstruksikan agar pelaporan dilakukan secara berjenjang. Alat komunikasi dan sarana prasarana yang telah diberikan harus digunakan dengan baik untuk mendukung kelancaran tugas. Kapolres juga menekankan pentingnya pelaporan melalui Sistem Operasi Terpadu (SOT) Presisi mengenai situasi terkini di tempat tugas masing-masing, yang dapat dipantau oleh Posko Operasi Puri Agung dan pimpinan.

Selain itu, Kapolres mengingatkan agar personil memperhatikan etika dalam berkomunikasi menggunakan sarana HT atau Bodyworn.

"Laporkan perkembangan situasi terkini dan kurangi berbicara mengenai hal-hal yang tidak penting atau tidak patut dibicarakan melalui alat tersebut," ujarnya.

Sub Satgas Pam Bandara didukung oleh total 73 personil, yang terdiri dari 51 personil Polres Bandara dan 22 personil dari BKO Polres Tabanan, Bangli, dan Buleleng. Pengamanan akan dilakukan selama 10 hari ke depan hingga tanggal 26 Mei 2024.

Pengamanan yang ketat ini diharapkan dapat menjamin kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian acara KTT WWF ke-10. Bandara I Gusti Ngurah Rai, sebagai pintu gerbang utama Bali, dipersiapkan dengan baik untuk menerima kedatangan para delegasi internasional. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan profesionalisme dan kesiapan aparat keamanan Indonesia dalam mengelola acara berskala global.

Sejalan dengan pengamanan, seluruh personil juga diinstruksikan untuk terus meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya, termasuk otoritas bandara dan panitia KTT WWF. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua aspek pengamanan berjalan sesuai rencana tanpa hambatan.

Dalam konteks yang lebih luas, keberhasilan pengamanan ini diharapkan dapat memberikan citra positif bagi Indonesia di mata internasional, menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah bagi acara-acara internasional lainnya di masa depan.

Jurnalis : DaengEditor : Reagan

Editor : Reagan

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru