Pengamanan Ketat Rute Delegasi KTT World Water Forum Ke-10 di Bali Dimulai

berita-compasnews.com

BERITA-COMPASNEWS.COM, Denpasar. Bali - Hari ini, Satgas Walrolakir mulai melaksanakan tugas pengawalan dan pengamanan rute delegasi KTT World Water Forum Ke-10. Pelaksanaan ini merupakan bagian dari Operasi Puri Agung 2024 yang dipimpin oleh Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., selaku Wakasatgas Humas Operasi.

Dir Gakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso yang menjabat sebagai Kasatgas, telah memobilisasi 2.446 personel lalu lintas untuk Operasi Puri Agung. Mereka akan ditempatkan di 12 area strategis yang tersebar di sekitar 80 titik lokasi pengaturan lalu lintas. Titik-titik ini mencakup jalur utama mulai dari pintu keluar Bandara Ngurah Rai, sepanjang jalan By Pass Ngurah Rai hingga kawasan wisata Nusa Dua, pintu masuk Tol Bali Mandara, simpang kampus hingga Garuda Wisnu Kencana (GWK), dan rute penting lainnya.

Kendaraan dinas baik roda empat maupun roda dua, termasuk untuk pengawalan VVIP dan VIP, telah disiagakan di parkiran Bandara Ngurah Rai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran kedatangan dan pergerakan para delegasi KTT World Water Forum Ke-10.

Kombes Pol Jansen menekankan bahwa pelaksanaan tugas hari ini adalah bentuk antisipasi untuk menyambut kedatangan para delegasi dari berbagai negara. Ia berharap kegiatan ini akan berjalan lancar dan aman, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian Bali, terutama di sektor pariwisata.

“Keberhasilan KTT World Water Forum Ke-10 ini akan menjadi cerminan kesiapan dan profesionalisme aparat dalam mengamankan event internasional. Ini juga diharapkan mampu meningkatkan citra Bali sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman bagi para wisatawan,” ungkap Kombes Pol Jansen.

Persiapan yang matang dan koordinasi yang solid diharapkan dapat meminimalisir gangguan lalu lintas dan potensi ancaman keamanan selama berlangsungnya KTT.

“Kami telah melakukan berbagai simulasi dan latihan bersama untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai rencana,” ujar Brigjen Pol Raden Slamet Santoso.

Operasi Puri Agung 2024 ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat dan stakeholder pariwisata untuk mendukung kelancaran acara. Dukungan dari masyarakat lokal dinilai sangat penting untuk menyukseskan pengamanan dan pelayanan kepada para delegasi.

“Partisipasi aktif dari masyarakat dan kerjasama yang baik dengan pihak hotel dan tempat wisata menjadi faktor penentu keberhasilan operasi ini. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan KTT World Water Forum Ke-10 ini,” pungkas Kombes Pol Jansen.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan Bali dapat menunjukkan keindahan dan keramahan khasnya kepada dunia internasional, sekaligus membuktikan kesiapan sebagai tuan rumah yang profesional dan mampu menggelar acara besar dengan sukses.

Pelaksanaan pengawalan dan pengamanan rute delegasi KTT World Water Forum Ke-10 ini merupakan bukti kesiapan Bali dalam menyambut acara internasional. Dengan pengaturan yang ketat dan koordinasi yang matang, diharapkan kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian, khususnya sektor pariwisata.

Dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat juga sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama berlangsungnya acara.

Jurnalis : DaengEditor : Reagan

Editor : Reagan

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru