Bondowoso| Berita-compasnews. Com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bondowoso menggelar gerakan pangan murah di halaman kantor Kec Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Senin (28/10/2024).
Asisten 2 Kab. Bomdowoso, Drs. Abdurrahman mengatakan salah satu tujuan gerakan pangan murah adalah memberi kepastian ketersediaan bahan pangan kepada masyarakat sehingga harga bisa terjangkau.
"Otomatis dengan stabilisasi harga pangan ini, maka beberapa harga pangan yang beberapa ke masa ini ada kenaikan harga menjadi stabil kembali sesuai dengan harga pasar,"Tuturnya.
[caption id="attachment_48428" align="aligncenter" width="646"]
Kegiatan Gerakan Pasar Murah di Kec. Wonosari (fto.dok bam"s)[/caption]
Senada dengan yang di tuturkan oleh Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Bondowoso, Hendri Widotono. S.Pt,. M.P. menambahkan kegiatan ini juga untuk menekan inflasi, agar perekonomian secara keseluruhan berjalan baik, meningkatkan aksesibilitas.
“Sehingga akses pangan bisa merata bagi daerah yang rentan atau mengalami kerawanan pangan,” Ujarnya.
Sementarà itu, Camat Wonosari Suhaji, S. Sos. MM. mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bondowoso karena memberikan kesempatan masyarakat untuk memanfaatkan membeli kebutuhan pokok dengan harga murah.
“Harapan Kami mudah-mudahan acara semacam ini terus di adakan secara berkelanjutan tidak hanya saat ini kalau perlu setiap hari dan saya sangat mendukung, adanya Gerakan Pasar Murah ini.
Dan Dalam bazar tersebut disediakan SPHP beras sebanyak 4 ton dengan harga Rp. 57. 000/5kg, dari Gapoktan Lombuk Kulon Kecamatan Wonosari, ada 500 Kg telur dengan harga Rp. 24.500/kg, 100 kg cabai dan sayuran, Sururi Bawang Putih, bawang merah dan putih masing-masing sebanyak 100 kg, dan kebutuhan sembako lainnya.
(Bam" s)
Editor : Bambang