Berita-compasnews.com, Tegal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal yang tergabung dalam Posko 7 KKN Desa Banjar Anyar 2025 tengah berupaya mewujudkan transformasi desa menuju masyarakat madani berbasis kearifan lokal. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai budaya, agama, dan teknologi tepat guna. Kamis, (25/2/2025)
Ketua Posko 7 KKN IBN Tegal, [Mughni labib asyidiq], mengungkapkan bahwa program KKN tahun ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). “Kami ingin menciptakan perubahan yang berkelanjutan dengan memberdayakan masyarakat melalui edukasi, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya lokal,” ujarnya.
Program Unggulan KKN di Desa Banjar Anyar
Dalam menjalankan misinya, Posko 7 KKN IBN Tegal merancang berbagai program unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa, di antaranya:
1.Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Kearifan LokalMahasiswa KKN bekerja sama dengan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan produk lokal seperti kerajinan tangan, batik khas daerah, serta kuliner tradisional. Mereka juga memberikan pelatihan pemasaran digital guna meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas.
2.Pendidikan dan Literasi DigitalProgram ini mencakup bimbingan belajar bagi anak-anak sekolah, pelatihan literasi digital bagi masyarakat, serta sosialisasi penggunaan teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perdagangan.
3.Revitalisasi Budaya dan Kesenian DaerahPara mahasiswa menggali dan menghidupkan kembali tradisi serta kesenian lokal yang mulai tergerus zaman. Kegiatan ini melibatkan sanggar seni setempat, tokoh adat, serta komunitas pemuda desa.
4.Program Keagamaan dan SosialSebagai institusi berbasis keislaman, mahasiswa KKN juga mengadakan pengajian rutin, kajian keagamaan, serta program berbagi seperti santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
5.Pelestarian LingkunganSalah satu program yang juga menjadi fokus utama adalah penghijauan desa dan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Mahasiswa bersama masyarakat melakukan penanaman pohon dan pembuatan bank sampah guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Kepala Desa Banjar Anyar, [Karto] menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN IBN Tegal. Ia mengapresiasi inisiatif para mahasiswa dalam membangun desa dengan pendekatan berbasis kearifan lokal. “Kami berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan terus berlanjut meskipun program KKN telah selesai,” tuturnya.
Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, Posko 7 KKN Desa Banjar Anyar 2025 optimis dapat memberikan dampak positif yang nyata dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Abdurohman
Editor : Badwi