Berita-compasnews.com_Bengkayang,Kalbar//Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Bengkayang menyuarakan pernyataan sikap tegas terkait nasib para penambang rakyat. Melalui pernyataan resmi yang ditandatangani pengurus DPC APRI Bengkayang pada 1 September 2025, organisasi ini menegaskan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Bengkayang.
APRI menekankan, keberadaan organisasi ini bukan untuk melawan hukum, melainkan untuk memastikan penambang rakyat tidak terus-menerus diperlakukan sebagai penjahat atau menjadi “ATM berjalan” bagi oknum aparat penegak hukum.
[caption id="attachment_70865" align="aligncenter" width="300"]
Oplus_0[/caption]
“Kami bukan kriminal, kami bekerja untuk menghidupi keluarga dan membangun bangsa. Yang kami butuhkan adalah perlindungan hukum, edukasi, serta pengayoman dari pemerintah,” tegas pengurus APRI Bengkayang.
Dalam poin sikapnya, APRI menyampaikan beberapa hal penting:
Menolak keras dominasi korporasi dalam menguasai tambang rakyat. APRI menegaskan bahwa pengelolaan tambang harus diberikan kepada masyarakat sekitar lokasi tambang, bukan pihak-pihak yang hanya ingin memperkaya diri atau kelompok tertentu.
Mendorong penertiban yang berkeadilan, dengan solusi nyata yang berpihak pada penambang rakyat, termasuk upaya sosialisasi, edukasi, hingga reklamasi tambang.
Menolak provokasi dan adu domba di tengah masyarakat, serta menegaskan dukungan terhadap penyampaian aspirasi secara damai, tanpa kekerasan maupun pengrusakan.
Percaya penuh pada Presiden Prabowo Subianto bahwa kebijakan pemerintah pusat akan tetap berpihak pada masyarakat kecil dan pro-rakyat.
APRI Bengkayang berharap agar penerbitan IPR nantinya tidak menjadi celah bagi segelintir pihak yang ingin memonopoli kepentingan. Sebaliknya, WPR dan IPR harus benar-benar diarahkan untuk menyejahterakan rakyat, menciptakan keteraturan, dan mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi di daerah.
Pernyataan ini ditutup dengan seruan persatuan:“APRI Bermartabat, APRI Berdaulat, APRI Untuk Indonesia Maju, Adil, dan Sejahtera.”
Pewarta: Kunsnadi
Editor : Kusnadi