Rabu, 24 Jun 2026 19:59 WIB

Ketua Grib Jaya Kecam Keras Dugaan Pelecehan Profesi Guru oleh Oknum Kepala Desa Bojongjuru

Berita-compasnews.com, Lebak — Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib) Jaya menyampaikan pernyataan resmi terkait dugaan pelecehan terhadap profesi guru yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari. Pernyataan oknum kades tersebut dinilai merendahkan martabat pendidik dan tidak mencerminkan etika seorang pemimpin publik.

Dalam keterangan resminya, Sabtu 29/11/2025. Ketua Grib Jaya menegaskan bahwa pihaknya mengecam keras tindakan yang dianggap mencederai kehormatan tenaga pendidik.

“Kami mengecam keras perilaku oknum Kepala Desa Bojongjuruh yang diduga melecehkan profesi guru. Tanpa guru, seseorang tidak mungkin memiliki kemampuan membaca, menulis, hingga menempuh pendidikan yang menjadi syarat untuk menduduki jabatan publik. Ucapan tersebut tidak pantas keluar dari seorang pemimpin desa,” tegas Ketua Grib Jaya.

Pihaknya mendesak agar oknum kepala desa segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Kami meminta yang bersangkutan untuk segera membuat permintaan maaf tertulis maupun melalui video resmi. Hal ini penting untuk menjaga kehormatan para guru dan mencegah timbulnya gejolak di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Ketua Grib Jaya menilai bahwa seorang kepala desa memiliki kewajiban moral untuk menjaga tutur kata serta memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. 

Idis

Editor : Badwi