Selasa, 23 Jun 2026 12:01 WIB

Polrestabes Surabaya dan Polsek Jajaran Berhasil Ungkap 43 Kasus Curanmor, 42 Tersangka Diamankan 

Polrestabes Surabaya dan Polsek Jajaran Berhasil Ungkap 43 Kasus Curanmor, 42 Tersangka Diamankan 
Polrestabes Surabaya dan Polsek Jajaran Berhasil Ungkap 43 Kasus Curanmor, 42 Tersangka Diamankan 

 

Berita-compasnews.com, Surabaya - Polrestabes Surabaya dan seluruh Polsek jajaran kembali berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 43 kasus.

Hal itu disampaikan oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Lutfi saat konferensi pers di halaman Lapangan A Mapolrestabes Surabaya, Selasa (2/12/25).

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya semakin meresahkan masyarakat. Menanggapi hal ini, Polrestabes Surabaya telah membentuk tim khusus yang fokus pada upaya pencegahan dan penegakan hukum. 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Lutfi menerangkan, sebanyak 42 tersangka berhasil ditangkap, 43 kasus yang diungkap. “Kami masih terus mengembangkan penyelidikan karena yakin masih ada TKP lain yang dilakukan oleh para pelaku,” ujar Kapolrestabes Surabaya.

Lutfi juga mengingatkan, bahwa tidak akan ada toleransi bagi pelaku curanmor. “Kami akan terus mengejar pelaku-pelaku yang membuat resah warga Surabaya,” tegasnya.

Dari hasil pengungkapan kasus ini, polisi berhasil mengamankan sebanyak 17 unit sementara untuk beberapa kendaraan lain masih terus dilakukan pencarian karena sudah dilempar ke para penadah Mohon doanya semoga segera bisa didapatkan kendaraan-kendaraan tersebut dan segera kita bisa kembalikan kepada para pemiliknya. 

Selain itu, juga kami sampaikan kepada warga masyarakat bahwa pemasangan ataupun sistem atau pemasangan portal itu juga sangat membantu kami dari beberapa kasus yang ada sebagian besar ternyata terjadi di parkiran, dari beberapa kos-kosan,"ujarnya 

Setelah di introgasi terhadap para pelaku ini ternyata di kos-kosan itu relatif lebih leluasa karena apa yang pertama mereka bisa menyamar sebagai anak kos yang kedua di kos-kosan relatif lebih mudah karena posisi parkirnya sebagian besar tidak ada di dalam pagar atau juga di dalam lingkungan pagar. 

Dan kalaupun ada yang dilakukan sebagian besar ternyata pagar tidak dikunci itulah yang kemudian menjadi alasan para pelaku ini menyasar ke kos-kosan 

“Kami mengimbau kepada Para pemilik kosan untuk memperhatikan masalah ini terutama pemasangan CCTV dan juga untuk menertibkan berkaitan dengan kunci pagar,"terangnya. 

Kemudian dari beberapa pengalaman kami CCTV yang dipasang oleh warga itu sangat membantu. Tetapi ada juga yang barangkali agak menjadi kendala karena pemasangannya itu yang terlalu tinggi sehingga ketika di zoom terlalu jauh dan di zoom itu pecah sehingga mukanya tidak jelas 

Barang bukti yang ditemukan pada saat pengungkapan kasus sebagaimana perintah dari bapak Kapolda bapak Kapolri maka barang tersebut kembalikan kepada pemiliknya gratis.

“Kombespol Luthfie, juga menghimbau kepada masyarakat untuk peduli terhadap barang-barang yang kita miliki peduli terhadap lingkungan kita mari kita ciptakan suasana Aman damai dan kondusif,”pungkasnya.

Editor : Badwi