Berita-compasnews.com || Sampang - Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang, Bripka Imam Kholid, baru-baru ini menunjukkan aksi kepedulian yang patut diacungi jempol saat menjalankan tugas piketnya. Ia mendadak harus menyulap peran sebagai polisi lalu lintas menjadi mekanik sepeda darurat setelah mendapati seorang siswa yang mengalami kendala teknis dalam perjalanan menuju sekolah. Tindakan cepat tanggap Bripka Kholid ini menuai pujian dari masyarakat. Senin (15/12/2025)
Peristiwa tak terduga ini terjadi tepat di Simpang 3 Perintis, salah satu titik padat lalu lintas di Sampang, pada saat Bripka Kholid tengah melaksanakan tugas piket pagi. Momen tersebut adalah waktu krusial di mana para pelajar sedang bergegas menuju sekolah masing-masing, termasuk siswa yang bersangkutan dari SMAN/MAN Sampang.
Kasat lantas Polres Sampang AKP Sigit Ekan Sahudi, melalui Bripka imam Kholid menjelaskan Siswa tersebut terhenti di pinggir jalan karena sepeda yang ia gunakan mengalami kerusakan serius, yakni rantainya lepas atau "loss". Kerusakan ini tentu saja menghambat perjalanannya, berpotensi membuatnya terlambat masuk kelas, dan menimbulkan bahaya jika nekat mendorong sepeda di tengah hiruk pikuk lalu lintas pagi.
"Melihat kesulitan yang dialami pelajar tersebut, tidak tinggal diam. segera meninggalkan posisinya sejenak untuk menghampiri siswa tersebut dan mengecek kondisi sepedanya. Dengan peralatan seadanya atau bahkan hanya menggunakan tangan, langsung berupaya memperbaiki dan memasang kembali rantai sepeda yang lepas itu."jelasnya
Aksi perbaikan berlangsung singkat, memastikan sepeda dapat digunakan kembali dengan aman. Bripka Imam Kholid menceritakan pengalamannya, menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah murni panggilan kemanusiaan. "Anak SMAN/MAN Sampang mau berangkat ke sekolah, rantainya loss mas. Jadi saya bantu perbaiki, mas," ujar Bripka Imam Kholid dengan rendah hati.
Berkat kesigapan Bripka Imam Kholid, siswa tersebut akhirnya bisa melanjutkan perjalanannya tanpa harus terlambat ke sekolah.
Kejadian ini menjadi contoh nyata dari program Polri yang humanis, di mana anggota kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga selalu siap memberikan pertolongan dan pelayanan langsung kepada warga, khususnya generasi muda.
Editor : Taufik