Rabu, 24 Jun 2026 15:03 WIB

Maut di Jalur Sampang, Perawat Septi Aisyah Meninggal Dunia Usai Tabrakan Depan

Caption Foto: Satlantas Polres Sampang mengambil langkah-langkah cepat mulai dari mendatangi lokasi hingga melakukan olah TKP
Caption Foto: Satlantas Polres Sampang mengambil langkah-langkah cepat mulai dari mendatangi lokasi hingga melakukan olah TKP

Berita-compasnews.com || Sampang – Insiden kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan truk dan sepeda motor kembali mewarnai Jalan Raya Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang pada Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 14:00 WIB.

Peristiwa tabrak depan tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor yang berprofesi sebagai perawat, Septi Aisyah (32), meninggal dunia di RSUD Sampang, sementara anak balitanya mengalami luka-luka akibat kehilangan kendali saat berkendara.

​Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula ketika sepeda motor Honda bernopol M 6401 NK melaju dari arah barat ke timur. Namun, saat tiba di lokasi kejadian, motor tersebut mendadak oleng ke arah kanan karena pengendara tidak mampu menguasai kemudi saat anaknya yang dibonceng di depan bergerak, hingga akhirnya masuk ke jalur berlawanan.

​"Semula kendaraan sepeda motor yang dikendarai Septi Aisyah dengan anaknya melaju dari barat ke timur, namun sesampainya di TKP oleng ke kanan karena anaknya bergerak sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya," katanya.

​Lebih lanjut, AKP Eko Puji Waluyo memaparkan bahwa pada saat motor tersebut oleng, dari arah timur melaju sebuah truk bernomor polisi T 9032 AA yang dikemudikan oleh Wahyu Nugroho. Karena jarak antara kedua kendaraan sudah sangat dekat, ruang untuk menghindar tidak lagi tersedia sehingga benturan keras di bagian depan kedua kendaraan tersebut tidak terelakkan.

​"Karena jarak yang terlalu dekat, tidak ada cukup ruang untuk menghindar bagi kedua pengemudi maka terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut," ungkapnya.

​Di sisi lain, Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sulaiman SH, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah cepat mulai dari mendatangi lokasi hingga melakukan olah TKP secara mendalam. Selain menangani korban, kepolisian juga berupaya memberikan imbauan dan sosialisasi kepada pengguna jalan lain agar lebih tertib serta waspada guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalur rawan.

​"Kami melaksanakan teguran baik secara lisan maupun tertulis kepada pelanggar, serta rutin melakukan patroli blue light di daerah rawan laka lantas untuk memastikan keamanan pengguna jalan," jelasnya.

​Menutup keterangannya, pihak Satlantas Polres Sampang mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi wilayah Sampang untuk selalu mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

Pengendara diingatkan untuk segera beristirahat di tempat yang aman apabila merasa lelah atau mengantuk demi menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya.

Editor : Taufik