Selasa, 23 Jun 2026 15:49 WIB

Suasana Memanas, Kapolres Sampang Turun Langsung Dinginkan Aksi Demo PMII

Caption Foto: Kapolres AKBP Hartono S.PD MM Saat Duduk Berbaur dengan Aksi Demo PMII"
Caption Foto: Kapolres AKBP Hartono S.PD MM Saat Duduk Berbaur dengan Aksi Demo PMII"

Berita-compasnews.com || Sampang – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sampang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sampang hari ini guna memprotes maraknya aktivitas tambang galian C yang memicu kerusakan lingkungan parah. Massa menilai lemahnya pengawasan pemerintah telah berdampak pada bencana banjir yang kian rutin, kerusakan infrastruktur jalan, hingga hilangnya keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.

​Kapolres Sampang, AKBP Hartono, menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian di tengah massa aksi merupakan langkah pengamanan humanis untuk menjamin penyampaian aspirasi berjalan kondusif. Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk menjaga ruang demokrasi agar mahasiswa dapat menyuarakan keresahan masyarakat terkait dampak pertambangan tanpa adanya gesekan fisik di lapangan.

​"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa saudara-saudara mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman, tertib, dan tanpa ada tindakan anarkis yang dapat merugikan kepentingan umum," katanya. Rabu (22/4/2026)

​Lanjut AKBP Hartono, pendekatan persuasif sengaja dikedepankan oleh Polres Sampang dengan menerjunkan langsung jajaran pimpinan ke tengah kerumunan massa. Upaya ini dilakukan untuk mendinginkan suasana yang sempat memanas serta membangun dialog yang konstruktif antara aparat, demonstran, dan pihak pemerintah daerah yang menjadi sasaran aksi.

​"Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Sampang, selaras dengan semangat kami untuk selalu hadir bagi masyarakat," ungkapnya.

​Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen masyarakat guna menjaga suasana kondusif di Kabupaten Sampang meskipun tengah terjadi gejolak sosial. AKBP Hartono berharap para aktivis PMII tetap waspada terhadap potensi provokasi dari pihak luar yang ingin memanfaatkan situasi unjuk rasa untuk menciptakan kericuhan.

​"Kami sangat menghargai kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan, namun kami juga meminta agar aturan hukum dan ketertiban tetap dijunjung tinggi selama aksi berlangsung," jelasnya.

​Menutup keterangannya, Kapolres memastikan bahwa situasi di depan Kantor DPRD dan Pemkab Sampang kini telah kembali terkendali sehingga aktivitas pemerintahan dapat berjalan normal.

Pihak Polres Sampang menyatakan akan terus mengawal perkembangan tuntutan mahasiswa terkait izin galian C tersebut agar mendapatkan respons cepat dari instansi terkait.

Editor : Taufik