Beritakompas.com, Jembrana Bali - Pada pagi yang sunyi Sabtu ini, sebuah tragedi yang menyedihkan terjadi di desa Melaya, Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana, Bali. Seorang wanita tua, Sumiyati (92 tahun), telah meninggal dunia setelah jatuh ke dalam sumur di perkarangan rumahnya.
Kejadian ini tercatat sekitar pukul 08.30 Wita, saat pelapor, AMIK (72 tahun), yang juga pemilik rumah tersebut, sedang berinteraksi dengan korban. Sumiyati bermaksud untuk mandi, namun AMIK menolak dengan alasan ingin minum obat terlebih dahulu. Setelah meminum obat, AMIK kembali mencari Sumiyati, namun sayangnya, dia tidak ditemukan di dalam rumah. Setelah pencarian yang panik, sepasang sandal milik Sumiyati ditemukan di samping sumur, dan tutup sumur yang terbuat dari besi terbuka.

Masyarakat sekitar segera diberitahu tentang kejadian ini, dan tim Basarnas Jembrana tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Namun, sangat disayangkan bahwa Sumiyati ditemukan dalam keadaan tenggelam di dalam sumur dan telah meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan medis oleh dr. Suryani dari Puskesmas I Melaya menunjukkan bahwa Sumiyati memiliki sianosis pada semua kuku tangan dan luka lecet di tungkai depan kanan sepanjang 1,5 cm. Tidak ada luka lain yang ditemukan di tubuhnya.
Keluarga korban memutuskan untuk menganggap kejadian ini sebagai musibah dan tidak ingin melakukan autopsi terhadap jenazah Sumiyati. Pihak berwenang telah menerima laporan ini, melakukan interogasi saksi, dan membuat surat permohonan visum et repertum untuk proses selanjutnya.
Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya keamanan di sekitar sumur dan kehati - hatian dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama bagi generasi yang lebih tua. Semoga roh Sumiyati mendapatkan ketenangan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
(Daeng/hms)
Editor : Badwi