Kamis, 20 Agu 2026 21:55 WIB

Lupa Matikan Pembakaran Sampah, Kandang Sapi dan Dapur Warga di Ketapang Sampang Ludes Terbakar

Caption Foto: Petugas kepolisian Polsek Ketapang langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan TKP.
Caption Foto: Petugas kepolisian Polsek Ketapang langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan TKP.

BERITACOMPASNEWS.COM || SAMPANG - Kebakaran hebat melanda sebuah kandang sapi dan bangunan dapur milik Mat Yadi alias Pak Su’id (64) di Dusun Manju Barat, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, pada Kamis (20/8/2026) sekira pukul 12.00 WIB.

​Kapolres Sampang AKBP Anang Hadiyanto, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya insiden kebakaran yang menghanguskan bangunan serta ternak milik warga setempat tersebut.

​"Peristiwa kebakaran ini dipicu oleh kelalaian salah satu anggota keluarga yang meninggalkan pembakaran sampah di belakang kandang tanpa pengawasan," katanya.

​AKP Eko Puji Waluyo menjelaskan kronologi kejadian bermula saat istri korban, Sumyana (51), membakar sampah di area belakang kandang sapi kemudian masuk ke dalam rumah untuk tidur.

​"Sekira pukul 12.00 WIB, putri korban bernama Hosniyati (42) melihat kobaran api sudah membesar di area kandang dan seketika berteriak meminta pertolongan warga sekitar," ungkapnya.

​Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung berhamburan datang untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya serta menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Wilayah Ketapang agar api tidak merambat ke rumah utama.

​"Petugas kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan TKP, mencatat keterangan saksi, serta membantu proses evakuasi di lapangan," ujarnya.

​Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, pemilik rumah mengalami kerugian materiel sekitar Rp45 juta akibat habisnya bangunan dapur, kandang, serta dua ekor sapi yang mati terbakar, sekaligus menjadi imbauan penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah di musim kemarau.

Editor : Taufik