Berita-compasnews.com, Jembrana. Bali - Melalui program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN), Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K., memberikan motivasi dan pembekalan kepada mahasiswa Kampus RIC Bali Jembrana untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, termasuk peluang bekerja ke luar negeri. Kegiatan yang berlangsung di Lingkungan Sawe, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kabupaten, Jembrana, Kamis (22/10/2026) pagi, juga diisi dengan edukasi bahaya narkoba dan judi online sebagai upaya melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian motivasi kepada mahasiswa yang berencana bekerja ke luar negeri agar mempersiapkan keterampilan, kemampuan bahasa asing, serta memahami prosedur penempatan kerja yang aman dan sesuai ketentuan.
Kapolres Jembrana hadir bersama Kabag Log, Kasat Lantas, Kasat Resnarkoba, dan Kasat Binmas Polres Jembrana. Melalui kegiatan ini, kepolisian berupaya mendekatkan diri dengan kalangan pendidikan sekaligus membekali generasi muda agar mampu menghadapi tantangan masa depan secara positif.
Dalam penyampaian pesan kamtibmas, Kapolres mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba dan judi online dapat merusak masa depan, mengganggu kehidupan sosial, serta menimbulkan persoalan kesehatan maupun keuangan.
“Generasi muda harus mampu menjaga diri dan mengambil keputusan yang tepat untuk masa depannya. Jangan sampai narkoba dan judi online merusak kesempatan untuk meraih cita-cita. Manfaatkan waktu untuk belajar, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri agar menjadi pribadi yang mandiri serta bertanggung jawab,” pesan Kapolres Jembrana.
Kapolres juga mengingatkan mahasiswa yang ingin bekerja ke luar negeri agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan dengan iming-iming penghasilan besar. Calon pekerja perlu memastikan legalitas perusahaan atau pihak perekrut, memahami isi kontrak kerja, serta mengikuti prosedur penempatan yang berlaku guna menghindari penipuan dan risiko menjadi korban tindak pidana perdagangan orang.
Kesempatan bekerja di luar negeri, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, hendaknya dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan, menambah pengalaman, dan memperbaiki kesejahteraan dengan tetap mengutamakan keselamatan serta perlindungan hukum.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Jembrana IPDA I Putu Budi Arnaya menyampaikan bahwa program POLIRAN menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang mempersiapkan masa depan.
“Melalui POLIRAN, Polres Jembrana ingin mendorong generasi muda agar lebih siap menghadapi dunia kerja, berani menjauhi narkoba dan judi online, serta cermat dalam memilih peluang kerja. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun masa depan yang lebih baik dan tidak mudah terpengaruh oleh tawaran yang menjanjikan keuntungan instan,” ujar IPDA Budi Arnaya.
Ia menambahkan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan keterlibatan bersama. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya menjaga diri dari pengaruh negatif, tetapi juga ikut membangun lingkungan yang aman, sehat, dan produktif.
Melalui kegiatan ini, Polres Jembrana menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis, sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat.
Polres Jembrana juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Editor : Badwi