Bondowoso| Berita-kompas. Com - Bagi Masyarakat Desa Klabang Kec. Tegalampel, hujan adalah berkah yang patut disyukuri. Para petani akan diuntungkan karena musim hujan membawa air yang melimpah dan bermanfaat untuk tanaman.
Sejumlah daerah di Indonesia punya cara tersendiri dalam menyambut musim hujan. Ekspresi rasa syukur atas datangnya musim hujan ini diungkapkan melalui ritual sakral nan unik, mulai dari sesaji hasil bumi sampai tari-tarian.
[caption id="attachment_14598" align="aligncenter" width="720"]
Antusias Warga saat ritual kerapan sapi dalam menyambut musim hujan (foto bam"s dok)[/caption]
Dan kali ini Warga Desa Klabang menggelar Kerapan Sapi, Tanding Ojung dan Pelepasan 1000 Ekor merpati sebagai ritual dalam menyambut datangnya musim hujan.
Acara yang dilaksanakan di Lapangan Desa Klabang tersebut dihadiri oleh Forkopimcam Tegalampel dan Warga Desa Klabang.
Dalam sambutqnnya Kepala Desa Klabang, Joko Tole mengatakan kalau Kegiatan ini rutin diadakan tiap tahun dan diikuti oleh beberapa Desa di Kecamatan Tegalampel dan luar kota Bondowoso hal ini adalah bentuk rasa syukur menyambut musim penghujan.
"Kegiatan ini bukanlah perlombaan tetapi melainkan bentuk rasa syukur masyarakat Desa Klabang untuk menyambut musim hujan atau pergantian musim kemarau ke musim hujan, dan para peserta sendiri adalah masyarakat setempat juga ada peserta yang dari luar Kota Bondowoso seperti Situbondo,” Ungkap Joko Tole.
Lain dari pada itu, Acara ini juga untuk melestarikan karapan sapi sebagai budaya masyarakat, dan sarana silaturahmi antar Warga Desa.
Joko Tole juga berharap untuk tahun depan tradisi ini tetap terjaga dan terlestarikan. “Karapan sapi ini adat budaya dan tradisi masyarakat Desa Klabang dan semoga untuk kedepannya sebagai tetap terjaga,” Imbuhnya.
(Bam"S)
Editor : Bambang