Beritakompas.com, Sampang - Akibat diguyur hujan deras, Senin, (05/02/2024) malam. Banyak rumah warga yang tergenang banjir di wilayah Jl. Pemuda Baru /kampung Kajuk, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Kota Sampang ,Kabupaten Sampang, Madura JawaTimur.
Puluhan rumah warga terendam banjir pasca terjadi hujan lebat, ditambah lagi jika air laut sedang pasang, pastinya nanti akan sangat rentan mengakibatkan banjir di wilayah tersebut.
Salah satu warga setempat, Ahmad Junaidi (37)th, mengaku seringkali terjadi banjir di kampung kajuk apabila diguyur hujan yang berkapasitas sedang dan tinggi.

" Ia, menyebut kerap kali banjir di kampung halamannya, karena tidak adanya mesin penyedot /pompa air di bentaran sungai wilayah kampung kajuk." Ungkapnya.
Pemkab Sampang, sampai sekarang belum memasangkan mesin penyedot /pompa air di bentaran sungai wilayah kampung kajuk.
" Untuk itu, warga keluranhan RT/RW 003/004 memohon kepada Pemkab, sesegera mungkin bisa memasangkan mesin pompa air agar tidak banjir ketika hujan lebat, banjir di wilayah kampung kajuk, guna mengantisipasi banjir yang sewaktu-waktu kembali terjadi. karena banjir ini disebabkan setelah pembangunan sipel sungai dikerjakan
" Karena Sampang sering kali menjadi langganan banjir, apabila sudah memasuki musim penghujan tiba." Kata Junaidi.
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Air Sungai Dinas PUPR Kabupaten Sampang Indah Sriwahyuni menuturkan, Pemkab saat ini masih belum memasang mesin di wilayah tersebut.
Untuk pemasangan pompa kami sudah koordinasikan dengan pihak PU SDA Provinsi melalui UPTnya. Karena untuk penyusunan kajian /perencanaan, serta pembangunan dan pemasangan pompanya, perlu biaya yg cukup besar," jelasnya.
Bantu kami untuk mengupayakan adanya pompa, walaupun itu masih tahapan pompa portable, karena kami tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan dan partisipasi dari warga.
" Mungkin bisa melalui kegiatan musrenbang atau pengajuan proposal melalui pihak pemangku kebijakan untuk pemasangan mesin pompa di wilayah tersebut akan segera terealisasi.
" Selama tiga tahun ini kami sudah mengajukan pengadaan mesin pompa, namun masih belum terealisasi." Tandasnya.
(Taufik)
Editor : Badwi