Selasa, 14 Jul 2026 04:13 WIB

Viral Penjual Rujak Cantik Asal jrengik, Kota Sampang, Usianya Masih 28 Tahun

Beritakompas.com, Sampang - Belakangan ini warganet di sejumlah Media Sosial (Medsos) dihebohkan dengan adanya penjual rujak berparas cantik bak artis dangdut.

Siapa sangka, penjual rujak yang usianya masih muda, 28 tahun tersebut berada di Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura.

Lokasi warung dengan nama Mak Idah itu pun, mudah dijangkau lantaran berada di pinggir jalan jalur nasional, tepatnya di Depan Mapolsek Jrengik.

Saat ditemui media Beritakompas.com, Juhairiyah menyadari jika belakangan hari ini dirinya viral, namun tidak mengetahui siapa yang memviralkan karena saking banyaknya pelanggan yang terkadang mengambil video.

"Begitipun ada juga yang mengatakan saya janda, padahal tidak. Saya masih bersuami dan punya anak satu usia 4 tahun," ujarnya, Minggu (3/3/2024).

Di samping itu, ternyata warung Mak Idah sudah berjualan rujak selama 9 tahun yang awalnya ibu dari Juhairiyah yang berjualan.

Namun, saat umur ibunya mulai menginjak usia lanjut, kemudian digantikan oleh Juhairiyah, pada saat itu sekitar 5 tahun yang lalu dengan status belum menikah.

Saat baru menggantikan ibunya, status Juhairiyah baru lulus SMK dan setelah 3 tahun berjualan, baru menikah.

"Sebenarnya sudah lama karena saat ibuk tidur, saya yang ngulek rujak karena kasihan kalau dibangunkan," terangnya.

Menu rujak yang dijual, diantaranya rujak cingur, rujak buah, rujak soto, soto daging, dan lontong mie.

Untuk harganya sangat murah, berkisar Rp 8.000 - Rp. 10.000 per porsi. Sedangkan minumnya untuk es teh cukup Rp 3.000 dan es jeruk Rp 5.000.

"Jadi bagi para pengunjung hanya perlu membayar sekitar Rp 15.000 untuk membeli rujak dan menu lainnya," katanya.

Sementara untuk penghasilan dalam sehari, Juhairiyah bisa meraup keuntungan sebanyak Rp 2 juta.

Akan tetapi, belakangan ini setelah dagangannya viral malah meningkat pesat, bahkan bahan dagangan sering ludes setiap harinya.

"Setelah viral, keuntungan meningkat 50 persen, itupun bahan-bahan rujak, seperti buah dan cingur habis," pungkasnya.

(Taufik)

Editor : Badwi