Selasa, 30 Jun 2026 02:19 WIB

Gedung AC Polinema Mangkrak, LSM dan Aktivis Peduli Polinema Mulai Bergerak dan Mengadu ke KPK

Berita-Kompas.com, MALANG  - Gedung Akuntansi Polinema, proyek yang direncanakan sejak 2019 dan mulai dibangun pada tahun 2021, kini terbengkalai dan tak terurus dengan baik sejak dipegang oleh Direktur baru, Supriyatna Adhisuwigno ST MT.

Gedung yang diharapkan menjadi pusat kegiatan perkuliahan bagi jurusan akuntansi Polinema, kini hanya menjadi saksi bisu dari kegagalan administrasi, dengan struktur bangunan yang kian mengenaskan. Tidak hanya itu, dana senilai 34 miliar yang dialokasikan untuk proyek ini kini menjadi tanda tanya besar, sementara prestasi akreditasi Polinema yang turun menjadi B menjadi cerminan dari kepemimpinan yang kurang efektif.

Pada hari kemarin (2/3/2024), beberapa LSM anti korupsi di Kota Malang telah melakukan rapat dan mulai melakukan investigasi serius terhadap kasus ini. Dari sumber yang dapat dipercaya, terungkap bahwa sejumlah LSM di kota Malang berencana untuk melaporkan masalah ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam tanggapannya terhadap situasi ini, beberapa LSM juga memberikan komentar yang menarik.

"Ini sungguh menyedihkan melihat gedung yang seharusnya menjadi sarana pendidikan dan penunjang akademik mahasiswa menjadi mangkrak seperti ini. Kita berharap pihak terkait segera bertindak untuk mengungkap kebenaran di balik kondisi gedung ini dan memastikan agar dana publik digunakan dengan tepat." ungkap anggota LSM peduli Polinema.

Sementara itu, seorang alumni lainnya menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana publik,

"Kami sebagai alumni merasa prihatin melihat dana publik yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan malah disalahgunakan. Kami mendukung langkah-langkah yang diambil oleh LSM dan berharap agar KPK dapat segera menangani kasus ini dengan tuntas." ujar alumni yang tidak mau disebut namanya.

Kondisi mangkraknya Gedung Akuntansi Polinema juga mengundang keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk aktifis mahasiswa.

"Kami tidak akan tinggal diam melihat keadaan seperti ini. Kami akan terus memperjuangkan hak kami untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Kami mendukung upaya LSM dan KPK untuk membongkar kasus ini secara menyeluruh." tegas seorang aktivis mahasiswa yang aktif dalam gerakan peningkatan kualitas pendidikan.

Dengan berbagai pihak yang mulai angkat bicara dan mendesak agar kasus ini ditindaklanjuti secara serius, diharapkan bahwa pihak berwenang segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengungkap kebenaran di balik kondisi Gedung Akuntansi Polinema dan memastikan agar dana publik digunakan sesuai dengan peruntukannya.

(Reagan)

Editor : Reagan