Rabu, 01 Jul 2026 03:29 WIB

Polemik Parkir Mengganggu di Sekitar Stadion Kanjuruhan, Keluhan PKL dan Pengunjung, Dugaan Praktik Ilegal serta Sorotan Terhadap Keterlibatan Oknum TNI

Berita-Kompas.com, MALANG - Polemik parkir di sekitar area Stadion Kanjuruhan, yang sedang menjalani proses renovasi oleh pemerintah pusat, menjadi sorotan utama bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang beroperasi di dalam kawasan stadion tersebut.

Sejak awal pekan ini, tepatnya pada Selasa (12/3/2024), pihak PKL mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap keberadaan tukang parkir yang meramaikan sekitar area Stadion Kanjuruhan. Keluhan utama yang disuarakan adalah terkait lokasi penempatan tukang parkir di depan pintu masuk gapura Pasar Kuliner, sebelah timur sebelum menuju Taman Bumi Arema, yang telah mengganggu aktivitas berjualan PKL.

"Kami sangat keberatan dengan adanya tukang parkir didepan pintu masuk gapura Pasar Kuliner. Hal ini sangat mengganggu kelancaran usaha kami dan berpotensi mengurangi omset penjualan, serta keinginan para PKL aturan lama ada kantong-kantong parkir sendiri," ungkap salah seorang PKL yang enggan disebutkan namanya.

Tidak hanya para PKL, namun juga para pengunjung yang hendak mengakses Stadion Kanjuruhan merasa terganggu dengan kehadiran tukang parkir di sekitar pintu masuk Taman Bumi Arema. Mereka menyampaikan ketidaknyamanan dan kesulitan dalam mencari tempat parkir yang aman dan nyaman untuk kendaraan mereka.

"Prosedur parkir yang terkesan sembrono dan tidak terstruktur ini menimbulkan kekhawatiran akan keamanan kendaraan kami. Kami berharap pihak terkait dapat mengatasi masalah ini dengan segera," ujar seorang pengunjung yang baru saja tiba di area Stadion Kanjuruhan.

Selain itu, ditemukan juga dugaan praktik parkir ilegal yang beroperasi dengan semi-resmi di sekitar kawasan Stadion Kanjuruhan. Para PKL dan pengunjung merasa prihatin dengan kondisi tersebut dan mempertanyakan kredibilitas penegakan aturan parkir di wilayah tersebut.

"Kami curiga ada praktik parkir ilegal yang dilakukan dengan semi-resmi di sekitar stadion ini. Hal ini sangat merugikan dan mengganggu ketertiban lingkungan sekitar," tambah seorang pengunjung yang telah menjadi langganan acara di Stadion Kanjuruhan.

Adapun, muncul pula dugaan keterlibatan oknum TNI dalam praktik parkir ilegal di sekitar Stadion Kanjuruhan. Kabar tersebut menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat, terutama bagi para pedagang dan pengunjung yang merasa dirugikan oleh keberadaan tukang parkir tersebut.

"Dugaan keterlibatan oknum TNI dalam praktik parkir ilegal ini menjadi sorotan utama. Kami berharap pihak berwenang dapat melakukan investigasi menyeluruh dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku yang terlibat," tegas seorang warga setempat yang menolak memberikan identitasnya.

Hingga saat ini, pihak terkait masih dalam proses penanganan dan investigasi terhadap permasalahan parkir yang terjadi di sekitar Stadion Kanjuruhan. Di tengah polemik ini, diharapkan adanya solusi yang tepat guna menjamin ketertiban dan keamanan bagi para pedagang dan pengunjung yang beraktivitas di kawasan tersebut.

(Reagan)

Editor : Reagan