Rabu, 15 Jul 2026 01:00 WIB

Nelayan di Pandeglang Enggan Melaut Dampak Cuaca Buruk

Beritakompas.com, Pandeglang - Puluhan Nelayan di Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang, Banten enggan melaut akibat cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Pandeglang dalam beberapa hari terakhir.

Pantauan awak mediaBerita kompas.com puluhan perahu nelayan tampak terparkir berjejer di tambatan perahu di Desa Mekarsari Kecamatan Panimbang.

Barnas, salah seorang nelayan yang ditemui mengaku sudah seminggu tak lagi melaut akibat cuaca buruk.

"Sebagian nelayan ada yang 4-5 hari, dan ada juga yang sudah satu minggu tidak keluar mencari ikan", ujarnya pada Rabu(13/3/24)

Sulitnya mendapat tangkapan akibat gelombang tinggi dan angin kencang membuat nelayan khawatir terjadi sesuatu saat sedang melaut.

"Wilayah tangkapan kami di belakang Pulau Liwungan, sekitar  30 mil dari daratan", ujarnya.

Masih dikatakan Barnas, bahwa dampak dari cuaca Ekstrem tersebut para Nelayan khususnya di Desa Mekarsari beralih Profesi menjadi buruh, ngojek dan lainya

"Sudah Empat hari ini berhenti melaut akibat cuaca ekstrem dan gelombang yang tinggi di laut. Selama tidak melaut, sebagian nelayan beralih profesi  menjadi buruh atau tukang bangunan," jelasnya.

Akibat tidak melaut sementara waktu, para nelayan pun dituntut untuk memikirkan alternatif mata pencaharian lainnya agar tetap mendapatkan penghasilan.

mereka berharap ada bantuan dari pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk meringankan beban mereka, pasalnya sudah Empat hari tidak melaut.

Ditempat terpisah Junaedi Selaku Kepala Desa Mekarsari menghimbau para nelayan di daerahnya untuk selalu waspada dan tidak memaksakan diri turun ke laut untuk mencari ikan selama cuaca buruk.

"Apabila terjadi cuaca buruk maka sebaiknya tidak melaut karena sangat beresiko terjadinya kecelakaan laut pada saat gelombang tinggi dan angin kencang seperti terjadi saat ini," kata Junaedi Kepala Desa Mekarsari pungkasnya.

(Toni Metik)

Editor : Badwi