Jumat, 26 Jun 2026 15:31 WIB

Polresta Denpasar dan Instansi Terkait Bersatu Amankan Mayday, Humanis, Profesional, dan Dialogis

BERITA-COMPASNEWS.COM, Denpasar, Bali - Sebanyak 520 personel gabungan dari Polresta Denpasar, Polda Bali, Brimob, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Pecalang melakukan pengamanan ketat di Kawasan Niti Mandala Renon, Denpasar, pagi ini, dalam rangka peringatan Hari Buruh atau Mayday. Apel kesiapan yang dipimpin oleh Wakil Kepala Polresta Denpasar menandai keseriusan pihak keamanan dalam menjaga kondusivitas selama acara tersebut.

Dalam arahannya, Waka Polresta Denpasar menegaskan pentingnya penanganan yang humanis dan profesional oleh seluruh personel keamanan yang bertugas.

"Kami menginstruksikan semua personel untuk tidak membawa senjata api dalam menjalankan tugas hari ini," ungkapnya, menekankan pendekatan yang mengedepankan dialog untuk mencegah gesekan antara peserta aksi dan aparat keamanan.

Berbagai serikat pekerja seperti FSPM, AMP, dan PGN merencanakan beberapa aksi damai pada hari ini. Kepolisian telah berkoordinasi dengan perwakilan dari masing-masing grup untuk memastikan kelancaran dan ketertiban acara tersebut.

AKP I Ketut Sukadi, Kasi Humas Polresta Denpasar, menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu yang dapat mengganggu keamanan.

"Kami berharap peringatan Mayday tahun ini berlangsung dalam suasana yang damai dan produktif," tandasnya.

Selain itu, Polresta Denpasar juga telah menyiapkan rute alternatif dan pengalihan arus lalu lintas untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat kepolisian dan instansi terkait dalam mengamankan setiap kegiatan yang berkaitan dengan ekspresi demokrasi masyarakat.

Dengan pendekatan humanis, profesional, dan dialogis, Polresta Denpasar dan instansi terkait menegaskan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama peringatan Hari Buruh atau Mayday, menciptakan suasana yang kondusif bagi ekspresi demokrasi masyarakat.

Reporter : DaengEditor : Reagan

Editor : Reagan