Minggu, 28 Jun 2026 06:26 WIB

Polda Bali Siapkan Strategi Canggih, guna Pengamanan KTT World Water Forum ke-10 Tahun 2024

BERITA-COMPASNEWS.COM, Badung, Bali - Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Bali, menegaskan kesiapan Polda Bali dalam mengamankan acara besar, Pengamanan KTT World Water Forum (WWF) Ke-10 Tahun 2024, yang akan berlangsung di Nusadua Bali.

WWF, sebuah forum dengan 172 negara anggota, menjadi pusat perhatian dalam konservasi tiga bioma utama dunia: hutan, ekosistem air tawar, dan samudra serta pantai. KTT ke-10 ini dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 26 Mei 2024, dan diharapkan mengundang 33 kepala negara dengan jumlah peserta mencapai 50 ribu orang dari seluruh dunia.

"Polda Bali telah menyiapkan strategi Pengamanan sejak awal tahun 2024, dengan melibatkan berbagai pihak seperti tokoh masyarakat dan agama, untuk mendukung kesuksesan WWF," kata KBP Jansen.

Polda Bali telah mempersiapkan 2 Command Center (CC) dengan peralatan canggih dan terintegrasi, serta lebih dari 1700 titik CCTV yang terpasang di lokasi strategis di seluruh Bali. CC ini memiliki peran penting dalam pengawasan dan pengamanan, dengan berbagai fitur canggih seperti pemantauan arus lalu lintas, deteksi plat nomor kendaraan, dan pemantauan drone.

Pengamanan WWF juga melibatkan koordinasi dengan Mabes Polri, Kodam/IX Udayana, dan Pemprov Bali untuk memperkuat sinergi dalam tugas rutin maupun dalam pengamanan acara tersebut.

Kabaharkam Polri bersama Kapolda Bali telah memeriksa langsung kesiapan pengamanan di Command Center Polda Bali di ITDC dan lokasi-lokasi yang akan dikunjungi oleh peserta WWF.

"Polda Bali sudah menyiapkan strategi khusus untuk pengamanan event ini, dengan Operasi Kepolisian terpusat 'Ops Tribrata Agung 2024', serta menerjunkan kekuatan penuh termasuk personel BKO dari Mabes Polri, Polda Jatim, dan Polda NTB," ungkap KBP Jansen.

Jansen juga menambahkan, "Kesiapan Polda Bali dalam Pengamanan WWF tidak diragukan lagi, dan kami berharap mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Bali untuk suksesnya acara ini."

Polda Bali meminta maaf kepada masyarakat atas kemungkinan gangguan lalu lintas selama acara berlangsung, dan mengingatkan untuk selalu patuh pada aturan lalu lintas serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

Jurnalis : DaengEditor : Reagan

Editor : Reagan