Sabtu, 27 Jun 2026 18:27 WIB

Bersama Bakesbangpol DPD Partai Golkar Bondowoso Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Jelang Pilkada

Bondowoso| Berita-compasnews. Com - Pemahaman terhadap empat konsensus kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika harus menjadi perekat terhadap nilai-nilai budaya lokal yang ada guna membangun resiliensi bangsa.

Hal inilah yang dikatakan oleh Kadis Bakesbangpol Kab. Bondowoso melalui Sekdin, Pengertian 4 Konsensus dasar Kebangsaan Indonesia adalah tiang penyangga yang bersifat kokoh.

"Hal ini dimaksudkan agar seluruh rakyat Indonesia dapat merasa aman, nyaman, tentram, sejahtera, dan juga terhindar dari segala macam gangguan atau bencana yang dapat menimpa di saat menjelang Pilkada serentak." Tuturnya pada saat pembukaan sosialisasi Wasbang di Aula SKB Bondowoso.

[caption id="attachment_40601" align="aligncenter" width="720"] Peserta Wasbang Kader Partai Golkar Kec. Tegalalpel - Bondowoso (fto.dok.bam"s)[/caption]

Dalam kesempatan yang sama Ady Kriesna, SH. menegaskan kalau wawasan kebangsaan memiliki arti penting dalam mempertebal rasa kebangsaan serta meningkatkan semangat kebangsaan. Bagi bangsa Indonesia, wawasan kebangsaan merupakan nilai mendasar yang sudah menjadi pandangan hidup bangsa atau karakter politik bangsa,” Kata Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso.

"Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai konsensus Berbangsa dan Bernegara merupakan media komitmen seluruh komponen bangsa sebagai bentuk agar pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara selalu menjunjung tinggi nilai luhur bangsa dalam mewujudkan Negara Indonesia yang Merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, "Ujarnya.

Ia juga menjelaskan ada 4 konsensus berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD 45 Sebagai Konstitusi Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai Bentuk Negara, Semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.

"Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dikarenakan Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, adat istiadat, bahasa daerah, serta agama yang berbeda-beda. Keanekaragaman tersebut terdapat di berbagai wilayah dari Sabang sampai Merauke, dengan demikian, wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsep cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungan nya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mengenali diri dan lingkungan maka sudah barang tentu lahir dalam diri kita akan rasa bela negara,” Tutupnya.

(Bam" S)

Editor : Bambang