Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Peningkatan jalan Sukadana - Teluk Batang dengan nilai kontrak Rp 18 428 500 (delapan belas milyar empat ratus dua puluh delapan ribu lima ratus rupiah)nomor kontrak 620/05/SP/SKD-TLB/PUPR-B/2024 tgl kontrak 26 Juni 2024 pelaksana proyek PT Fortu Purna Karya dengan konsultan supervisi PT Askon Multi jasa KSO dan CV Zentha Multi Prakasa waktu pelaksanaan 180 hari kalender sumber dana APBD Propinsi Kalimantan Barat tahun 2024Ketua Forum pengawal pelaksanaan pembangunan kabupaten Kayong Utara (FP3KKU) Abdul Rani, Menyayangkan sekali sampai berita ini di naikan karena belum ada sebiji batu atau sekepal tanah menanda kan proyek ini sudah di mulai,Imbuh Derani.
"Tambah nya,Di satu sisi jalan jalan yg rusak tersebut secepatnya di perbaiki sementara sarana alat berat untuk kegiatan proyek yang ada baru mesin penggilas yang lain nya belum ada.
Di harapkan kepada PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) untuk segera memerintahkan kepada kontraktor pelaksana agar memulai kegiatan sebelum kerusakan jalan lebih parah lagi. Terang pak long Rani.
"Jm juga menambahkan,jika dalam 18 milyar lebih itu hanya untuk pemadatan serta pengaspalan yang jelas masih banyak jalan yang rusak parah berlobang,di tahun 2023 dengan dana 47 milyar cuma dapat kurang lebih 3km dengan 3 titik ruas jalan.maka dari itu saya mewakili warga kayong utara minta dengan dana yang ada di timbun dulu mulai dari teluk Batang sampai Sukadana setelah itu baru di kerjakan seperti biasa ,terserah mau dapat 1 meter pun aspal nya asal lobang sepanjang jalan tertutup.kami tak butuh aspal 10 senti sementara lobang dalam nya 1 meter.Hanya cukup untuk sebungkus mencalok mendingan jangan di laksanakan kegiatan tersebut,pungkas nya.
" Menanggapi keluh kesah warga Kayong Utara. Senin 15 Juli 2024 kepala dinas PUPR provinsi Kalimantan Barat. Iskandar Zulkarnaen Menjelaskan. Saat ini baru selesai melakukan pekerjaan pendahuluan atau persiapan (rekayasa lapangan; pengukuran awal dilapangan dan pemasangan papan nama proyek, dan lain lain , insyaaAllaah dalam minggu ini selesai rekayasa lapang atau penggambaran volume lapangan (sebagai acuan pekerjaan dilapangan) merka melakukan penanganannya , Tutup Iskandar Zulkarnaen
(Juminggu)
Editor : Badwi