Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Kamiriluddin dari jurnalis hingga menjadi legislator di DPRD Kayong Utara, merupakan pria kelahiran di Desa Kubu, Kec Kubu, KKR, 23 Maret 1983. Anak bungsu dari 9 bersaudara. Mengenyam pendidikan SD dan SMP di Kubu, dan melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Assalam Pal V Pontianak. Sempat kuliah di STAIN Pontianak dan STEBI Global Mulia Cikarang, Jakarta.Selasa (17/9/2024)
Saat masih kuliah, Lud sapaan karibnya bersama sejumlah teman kampus ikut merintis buletin kampus yaitu buletin Syiar. Karena memiliki sedikit hobi menulis, akhirnya coba mendaftar menjadi wartawan Equator (Jawa Pos Group) pada tahun 2003 dan dinyatakan lulus setelah melalui berbagai tes.
Khatulistiwa Raya Nasional Daerah Kita Kesehatan Ruang Anak Ekonomi Selebgram Bioskop Musik Bola Sport Game Tulisan Kamu Tekno Lifestyle Kulinerku Jalan Jalan Video Photo
Daerah KitaPerjalanan Panjang Kamiriluddin dari Jurnalis Hingga Menjadi Legislator di DPRD Kayong UtaraMoeslim minhardRabu, 11 September 2024 | 18:03 WIBKamiriluddin menjadi legislator setelah sekian lama bergelut di jurnalistik. (FOTO DOKUMEN PRIBADI)Kamiriluddin menjadi legislator setelah sekian lama bergelut di jurnalistik. (FOTO DOKUMEN PRIBADI)
MIRRORPONTIANAK.COM l KAYONG UTARA - Kamiriluddin dari jurnalis hingga menjadi legislator di DPRD Kayong Utara, merupakan pria kelahiran di Desa Kubu, Kec Kubu, KKR, 23 Maret 1983. Anak bungsu dari 9 bersaudara. Mengenyam pendidikan SD dan SMP di Kubu, dan melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Assalam Pal V Pontianak. Sempat kuliah di STAIN Pontianak dan STEBI Global Mulia Cikarang, Jakarta.
Saat masih kuliah, Lud sapaan karibnya bersama sejumlah teman kampus ikut merintis buletin kampus yaitu buletin Syiar. Karena memiliki sedikit hobi menulis, akhirnya coba mendaftar menjadi wartawan Equator (Jawa Pos Group) pada tahun 2003 dan dinyatakan lulus setelah melalui berbagai tes.
Ketika menjadi wartawan, pernah ditugaskan mengawal liputan berbagai bidang. Bidang liputan yang lumayan lama dipercayakan mulai dari kriminal, politik dan olahraga. Pernah juga bidang lain namun tak selama tiga bidang tadi.
Dalam urusan kriminal, yang sulit dilupakan ketika ia membuat berita pembacokan salah satu oknum ormas, hingga akhirnya anggota ormas bersangkutan tidak terima dan menyerang kantor tempat dirinya bekerja hingga merusak berbagai fasilitas.
Selain itu lanjut dia menceritakan juga Pernah mengenai berita kriminal lainnya yang ia buat terbit, dijemput orang tak dikenal dan sempat disekap dan ketika itu hanya pasrah dan tawakal kepada yang kuasa, lantaran ia bepronsip apa yang saye tulis fakta sebenarnya.
"Setelah lama dibidang kriminal, akhirnya saya dipindah liputan kota. Dan disini lebih ke bidang politik. Sebab hari hari yang saya datangi kantor DPRD Kota Pontianak dan Pemkot Pontianak. Ketika ditugaskan liputan di bidang politik, banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan,"ulasnya.
Khatulistiwa Raya Nasional Daerah Kita Kesehatan Ruang Anak Ekonomi Selebgram Bioskop Musik Bola Sport Game Tulisan Kamu Tekno Lifestyle Kulinerku Jalan Jalan Video Photo
Daerah KitaPerjalanan Panjang Kamiriluddin dari Jurnalis Hingga Menjadi Legislator di DPRD Kayong UtaraMoeslim minhardRabu, 11 September 2024 | 18:03 WIBKamiriluddin menjadi legislator setelah sekian lama bergelut di jurnalistik. (FOTO DOKUMEN PRIBADI)Kamiriluddin menjadi legislator setelah sekian lama bergelut di jurnalistik. (FOTO DOKUMEN PRIBADI)
MIRRORPONTIANAK.COM l KAYONG UTARA - Kamiriluddin dari jurnalis hingga menjadi legislator di DPRD Kayong Utara, merupakan pria kelahiran di Desa Kubu, Kec Kubu, KKR, 23 Maret 1983. Anak bungsu dari 9 bersaudara. Mengenyam pendidikan SD dan SMP di Kubu, dan melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Assalam Pal V Pontianak. Sempat kuliah di STAIN Pontianak dan STEBI Global Mulia Cikarang, Jakarta.
Saat masih kuliah, Lud sapaan karibnya bersama sejumlah teman kampus ikut merintis buletin kampus yaitu buletin Syiar. Karena memiliki sedikit hobi menulis, akhirnya coba mendaftar menjadi wartawan Equator (Jawa Pos Group) pada tahun 2003 dan dinyatakan lulus setelah melalui berbagai tes.
AdvertisementGak perlu lagi gigi palsu! Gigi patah dan gak rata? Veneer adalah cara terbaik untuk sekarang iniAdvertisementSenyum sempurna dalam 5 menit. Veneer ini 300 kali lebih baik dari rahang palsu!AdvertisementMusuh Alami Terbesar yang Ditakuti SI "Manis" Diabetes! (Baca)AdvertisementCegah diabetes untuk selamanya! Gula turun menjadi 3,9 dalam sekejap mata!Ketika menjadi wartawan, pernah ditugaskan mengawal liputan berbagai bidang. Bidang liputan yang lumayan lama dipercayakan mulai dari kriminal, politik dan olahraga. Pernah juga bidang lain namun tak selama tiga bidang tadi.
Dalam urusan kriminal, yang sulit dilupakan ketika ia membuat berita pembacokan salah satu oknum ormas, hingga akhirnya anggota ormas bersangkutan tidak terima dan menyerang kantor tempat dirinya bekerja hingga merusak berbagai fasilitas.
Selain itu lanjut dia menceritakan juga Pernah mengenai berita kriminal lainnya yang ia buat terbit, dijemput orang tak dikenal dan sempat disekap dan ketika itu hanya pasrah dan tawakal kepada yang kuasa, lantaran ia bepronsip apa yang saye tulis fakta sebenarnya.
"Setelah lama dibidang kriminal, akhirnya saya dipindah liputan kota. Dan disini lebih ke bidang politik. Sebab hari hari yang saya datangi kantor DPRD Kota Pontianak dan Pemkot Pontianak. Ketika ditugaskan liputan di bidang politik, banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan,"ulasnya.
Selanjutnya Lud menambahkan pengalaman ia menjadi jurnalis, seperti apa kinerja wali kota dan anggota Dewan, boleh dibilang sangat mengikuti. Bahkan, sangat paham. Bahkan, saat itu sempat muncul keinginan suatu saat nanti bisa jadi anggota dewan untuk memperjuangkan suara masyarakat bawah.
Bahkan, kunjungan dewan keluar kota seperti mendatangi kementerian di Jakarta sempat diikutinya. Sangat berkesan, di bidang politik ini ia sempat mewawancarai Presiden RI ke 4 yaitu KH Abdurahman Wahid setibanya di Bandara Soepadio Pontianak.
Beralih ke dunia olahraga juga tidak kalah serunya. Hari hari liputan di GOR Pangsuma menemui bermacam macam atlet. Bahkan di bidang ini, sempat mendampingi Persipon, club sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Pontianak, saat latihan dan tanding di Pulau Jawa. Hanya saja repotnya di bidang ini, liputannya harus sore karna atlet rata rata latihan sore di GOR. Sehingga sering terlambat masuk kantor untuk menyajikan berita.
"Akhir 2019, saya memutuskan untuk berhenti dari dunia wartawan. Semangat saya sebagai jurnalis hilang, saat istri yang melahirkan dua anak saya meninggal dunia karena sakit," tambahnya.
Selanjutnya saat ini ia sudah menetap sebagai warga masyarakat Desa Simpang Tiga. Menetap sejak tahun 2010, setelah tiga tahun menjadi Biro Equator Kabupaten Ketapang mulai 2007.
Pada 2020, ia dijodohkan Bu Hajah Yani, pemilik Rumah Makan Oscar di Siduk dengan seorang ponakannya. "Genap 8 bulan sepeninggal istri saya Ariva Rizkya Shabry, saya akhirnya memutuskan menikah dan beristri salah seorang keluarga besar di Siduk, yaitu Nurlinda. Akhirnya kami menikah dan menjalani hidup baru dengan merintis usaha sembako dan Alhamdulillah sampai sekarang," kata dia.
Sekarang, berkat kegigihannya ia dipercaya masyarakat menjadi wakil rakyat dari Dapil 1 Kec Sukadana. Awalnya, didorong teman teman KAHMI masuk parpol. Kebetulan, Dian Saputra anak dari Ketua DPD Partai Golkar KKU, Bapak Abdul Zamad M Amin meminta bergabung di Golkar.
Selain Dian, juga sejumlah kawan KAHMI yang tidak disebut namanya karena beliau ASN juga menyarankan saya gabung Golkar, sebab di Golkar memang banyak alumni HMI baik di provinsi juga di pusat.
"Akhirnya, dengan Bismillah saya gabung Golkar dan sempat jadi Plt Ketua Golkar Kec Sukadana dan sekarang Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar KKU. Ikut caleg untuk pertama kali di tahun 2024, dan terpilih,"kisahnya.
Atas kepercayaan yang diberikan ini, ia mengucapkan terimakasih setinggi tingginya kepada masyarakat khususnya masyarakat desa Simpang Tiga mulai dari Siduk, Semanai dan Parit Bugis.
Juga masyarakat desa Riam Berasap Jaya mulai dari Pematang Baros, Sungai Cina dan Pangkalan Tapang yang memberikan dukungan suara. Termasuk, desa Sejahtera khususnya Dusun Tanjung Gunung. Disinilah basis suara yang menghantarkannya ke kursi DPRD.
Semoga amanah ini dapat saya laksanakan dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat khususnya desa Simpang Tiga, Riam Berasap Jaya dan Tanjung Gunung," doanya.
(Juminggu)
Editor : Badwi