Kamis, 30 Jul 2026 00:28 WIB

Merasa Dicemarkan Nama Baiknya, Kabiro Bhirawanews.id Minta Klarifikasi atas Pernyataan Ketua RW Banyu Urip

Berita-compasnews.com, Surabaya – Seorang jurnalis yang juga menjabat sebagai Kepala Biro (Kabiro) Bhirawanews.id mengaku keberatan atas pernyataan yang diduga disampaikan Ketua RW di wilayah Banyu Urip, Surabaya. Pernyataan tersebut dinilai telah merendahkan martabat profesi wartawan karena menyebut dirinya sebagai "wartawan gadungan" serta melontarkan tuduhan yang menurutnya tidak berdasar.

Peristiwa itu disebut terjadi di hadapan sejumlah pihak, di antaranya perangkat kelurahan, petugas Satpol PP, dan warga yang berada di lokasi. Menurut Kabiro Bhirawanews.id, kehadirannya saat itu semata-mata menjalankan tugas jurnalistik dan fungsi kontrol sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Kami hadir untuk menjalankan tugas jurnalistik dan melakukan kontrol sosial terhadap pelaksanaan kegiatan yang menjadi perhatian masyarakat. Tuduhan yang disampaikan kepada saya sangat disayangkan karena tidak didukung bukti dan disampaikan di hadapan banyak orang," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa wartawan memiliki fungsi sebagai penyampai informasi sekaligus pengawas sosial yang bekerja berdasarkan kode etik jurnalistik dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, menurutnya, setiap kritik atau keberatan terhadap kerja jurnalistik sebaiknya disampaikan melalui mekanisme yang sesuai, bukan dengan tuduhan yang dapat mencemarkan nama baik seseorang maupun profesi.

"Kami tidak datang untuk mencari keuntungan pribadi. Kehadiran kami merupakan bagian dari tugas jurnalistik dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai aturan," katanya.

Kabiro Bhirawanews.id juga berharap seluruh pihak, khususnya para pemangku kepentingan di lingkungan masyarakat, dapat menghormati profesi jurnalis sebagai salah satu pilar demokrasi. Ia meminta agar persoalan tersebut disikapi secara bijaksana dan diselesaikan dengan mengedepankan komunikasi serta klarifikasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Ketua RW yang disebut dalam pemberitaan belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait dugaan pernyataan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik apabila pihak yang bersangkutan ingin menyampaikan penjelasannya.

Editor : Badwi