Berita-compasnews.com, Jembrana. Bali - Polres Jembrana menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi tenggelamnya kapal penumpang KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali, Rabu malam, (2/Juli/2025), sekitar pukul 23.30 WIB.
Insiden yang mengguncang ini menyisakan kepedihan mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat luas. Menyikapi kejadian tersebut, Polres Jembrana bergerak cepat dengan mendirikan tiga posko tanggap darurat guna memudahkan koordinasi penanganan dan pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga: Polantas Menyapa, Satlantas Polres Jembrana Gelar Program “Sebatas Ngopi” Bersama Warga Desa Medewi
Tiga posko tersebut antara lain:
Posko 1 dan Media Center di Pelabuhan Gilimanuk untuk pendataan dan penanganan korban selamat,
Posko 2 di RSU Negara untuk identifikasi dan penanganan korban meninggal dunia,
Posko 3 di Mapolres Jembrana, yang dibuka bagi masyarakat untuk melaporkan anggota keluarga yang menjadi penumpang kapal maupun mendapatkan informasi terkini terkait perkembangan evakuasi.
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui PS.Kasi Humas Polres Jembrana Ipda I Putu Budiarnaya dalam keterangannya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini.
"Kami dari Polres Jembrana menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Ini adalah duka kita bersama. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dalam proses pencarian, identifikasi, hingga pendampingan kepada keluarga korban," ujarnya. Kamis (2/7/2025)
PS. Kasi Humas Polres Jembrana juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyebarluaskan konten-konten yang tidak pantas atau belum terkonfirmasi kebenarannya. Mari kita fokus pada upaya pencarian dan penyelamatan. Saat ini yang paling penting adalah solidaritas dan doa kita bersama," tegasnya.
Baca juga: Polres Jembrana Gerak Cepat Tangani Paus Sperma Terdampar di Melaya
Diketahui, kapal KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam saat sedang berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk. Hingga kini, proses evakuasi dan pencarian korban terus dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan stakeholder terkait.
Polres Jembrana mengajak keluarga korban dan masyarakat yang merasa memiliki kerabat di kapal tersebut agar segera melapor ke posko-posko yang telah disediakan.
Daeng
Editor : Badwi