Berita-compasnews.com, Batu - Warga Desa Beji,Kecamatan Junrejo, Batu Malang Jawa timur, mengaku resah dengan aktivitas sabung ayam yang berlangsung di wilayah mereka. Selain melanggar hukum, warga menilai kegiatan itu meresahkan karena kerap menimbulkan kerumunan dan aktivitas perjudian.
“Kami minta polisi segera menutup lokasi perjudian sabung ayam itu. Sudah lama beroperasi dan semakin ramai,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, Rabu (12/11/2025).
Baca juga: Dugaan Sabung Ayam “BPJS” di Sedati Disorot, Publik Pertanyakan Pengawasan Aparat
Informasi dihimpun, arena sabung ayam itu diduga berada tidak jauh dari rumah salah seorang warga setempat. Setiap kali kegiatan berlangsung, pengunjung dikabarkan membludak setiap hari.
Baca juga: Dugaan Sabung Ayam di Desa Plosorejo Disorot, Publik Pertanyakan Pengawasan APH
“Sekali parkir di lokasi dikutip bayaran Rp5.000 untuk sepeda motor dan mobil. Kalau lagi ada sabung ayam, ramai kali yang datang, baik penonton maupun pemain,” ucap warga lainnya.
Aktivitas tersebut dinilai warga mengganggu ketenangan lingkungan, terutama karena suara keramaian sering terjadi hingga sore hari. Mereka berharap aparat kepolisian segera turun tangan untuk menertibkan dan menindak para pelaku perjudian itu.
Baca juga: Dugaan Sabung Ayam dan Judi Dadu di Sumberawan Singosari Disorot, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Batu belum memberikan tanggapan terkait laporan masyarakat tersebut.
Editor : Badwi