Hidupkan Nadi Kesenian, Komunitas Perupa Sampang Gelar Pameran "Titik Balik 7 : Waspada!

Reporter : Taufik
Foto: Ketua PWI Sampang Saat Dialog Santai Bersama tokoh dan seniman KPS

Berita-compasnews.com || Sampang – Komunitas Perupa Sampang (KPS) kembali mengukuhkan eksistensinya di dunia seni rupa dengan menggelar pameran bertajuk "Titik Balik 7: Waspada!". Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh para seniman, tokoh budaya, hingga pegiat seni lokal yang berkumpul untuk merayakan tujuh tahun perjalanan konsisten komunitas dalam menjaga nyala kreativitas di Kabupaten Sampang. Minggu (28/12/2025) malam.

Ketua KPS, Alwan, dalam sambutannya menekankan bahwa pameran ini merupakan pembuktian kepada masyarakat bahwa seni rupa di Sampang tetap hidup dan bergairah. Meski sering dianggap sebagai "kota mati" bagi seni rupa karena kurangnya respon publik, KPS tetap teguh mengusung misi Dari Sampang untuk Indonesia.

Baca juga: Rojali dan Japra Meriahkan Hari Terakhir Benda Fair 2025 Lewat Atraksi Seni Bela Diri

Mereka memiliki mimpi besar agar kota kecil ini mampu menjadi barometer baru bagi perkembangan seni rupa di tingkat nasional.

"Pemilihan tema "Waspada!" pada edisi kali ini bukanlah tanpa alasan. Tema tersebut merupakan sebuah seruan moral agar masyarakat dan seniman lebih peka, sadar, dan bertanggung jawab terhadap berbagai realitas sosial yang terjadi di sekitar mereka."ungkapnya

Melalui karya-karya yang dipajang, para perupa ingin mengajak penikmat seni untuk berefleksi dan menjaga kewaspadaan terhadap perubahan zaman yang kian dinamis.

​Dukungan penuh terhadap gelaran ini juga datang dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang. Ketua PWI Sampang, Hanggara Pratama, dalam Sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPS yang terus menyediakan ruang ekspresi sebagai medium kritik sosial.

Lanjut Hanggara, jurnalisme dan seni rupa memiliki keterikatan batin dalam menyuarakan kebenaran serta merekam sejarah peradaban manusia melalui perspektif yang berbeda.

Baca juga: Ngobrol Asyik Bersama Bunda Nazlah Hasni, Pentingya Seni Komunikasi Efektif Dengan ABG

"Dalam pandangan PWI, kolaborasi antara media dan seniman sangat krusial untuk membangun masyarakat yang cerdas secara pemikiran dan kuat secara identitas. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan dialog sehat antara pencipta karya, masyarakat sebagai penikmat, dan media sebagai penyambung informasi." Jelas Hanggara 

Dengan demikian, pesan-pesan moral yang terkandung dalam setiap lukisan atau instalasi dapat tersampaikan secara luas kepada publik.

​Sementara itu, Plt Kepala Dispursip Kabupaten Sampang, Siti Chairijah yang hadir, turut memberikan pandangannya bahwa ruang pameran ini merupakan tempat literasi visual yang sangat tepat. Menurutnya, Seniman adalah sosok yang mampu mengeksplorasi jati diri daerahnya dan menyajikannya ke dalam sebuah hidangan visual yang bisa dinikmati oleh tamu dari berbagai tingkatan, mulai dari lokal hingga nasional.

"Kami melihat pameran ini sebagai langkah nyata untuk mewujudkan mimpi besar para seniman Sampang, pameran kali ini juga mencoba memadukan unsur seni rupa. ini dinilai sebagai cara efektif agar nilai-nilai seni tidak dianggap kaku. Hal ini dilakukan agar anak-anak muda dapat melihat sisi lain dari keindahan seni yang bermakna dalam, bukan sekadar pajangan dinding tanpa arti."tuturnya 

​Acara pembukaan ini ditutup dengan harapan agar Gelar Karya "Titik Balik 7" dapat berjalan lancar hingga akhir pelaksanaan.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, Komunitas Perupa Sampang optimis bahwa ekosistem kesenian di daerah akan semakin sehat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan mental dan budaya bangsa Indonesia, dimulai dari langkah kecil di Kabupaten Sampang.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru