Polres Sampang Bersama Polda Jatim Gelar Olah TKP Lanjutan dan Ekshumasi Penemuan Kerangka Manusia di Camplong

Reporter : Taufik
Foto: Polres Sampang Bersama Polda Jatim Gelar Olah TKP

Berita-compasnews.com || Sampang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang terus mendalami kasus penemuan kerangka manusia yang sempat menggegerkan warga di Dusun Gayam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong. Pada Selasa (27/01/2026), tim penyidik melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan guna mengumpulkan bukti-bukti tambahan yang lebih komprehensif.

​Langkah ini dilakukan setelah identitas korban berhasil terungkap berdasarkan keterangan pihak keluarga. Korban diketahui bernama Fauzen, pria kelahiran Sampang tahun 1995 yang berdomisili di kawasan Sidoyoso Kali Selatan, Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya. Penemuan awal kerangka ini sendiri dilaporkan terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 lalu.

Baca juga: Polres Sampang Gerak Cepat Ringkus Pencuri Motor CRF di Desa Paseyan

​Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Fajri Alim, menjelaskan bahwa agenda olah TKP lanjutan tersebut dimulai sejak pukul 11.00 WIB. Tidak bergerak sendiri, Satreskrim Polres Sampang didampingi langsung oleh Tim Inafis dan Dokpol Polda Jatim yang dipimpin oleh Kasi Inafis Dirreskrimum Polda Jatim, Kompol Soekris Trihartono, beserta enam personel ahli lainnya.

"​Dalam penyisiran di lokasi kejadian tersebut, petugas kembali menemukan beberapa potongan sisa rangka tulang manusia yang diduga kuat merupakan bagian dari tubuh almarhum Fauzen. Penemuan sisa tulang ini dinilai sangat penting untuk melengkapi struktur rangka yang sebelumnya telah ditemukan, guna mempermudah proses identifikasi medis."jelasnya.

Baca juga: HUT Bhayangkara ke-80: Polres Sampang Sukses Gelar Turnamen Mobile Legends, Tim Biiboy Market Sabet Juara I

​Tak berhenti di sana, tim gabungan bergegas menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Pajudan, Kecamatan Sampang, sekira pukul 15.00 WIB untuk melakukan proses ekshumasi. Pengangkatan kembali kerangka tulang tersebut dilakukan guna memastikan validitas data dan mencari petunjuk baru terkait penyebab kematian korban yang hingga kini masih menjadi misteri.

​Setelah proses ekshumasi rampung, seluruh kerangka tulang almarhum segera dievakuasi ke RSUD Sampang. Di sana, tim kedokteran kepolisian melakukan autopsi ulang serta penyusunan struktur tulang secara mendetail. Proses teknis ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat tanda-tanda kekerasan atau trauma fisik yang tertinggal pada bagian tulang korban.

Baca juga: Terekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor di Robatal Diringkus Satreskrim Polres Sampang

​Tepat pada pukul 16.30 WIB, setelah seluruh rangkaian prosedur medis selesai dilakukan, pihak RSUD Sampang menyerahkan kerangka almarhum Fauzen kepada pihak keluarga. Isak tangis menyelimuti prosesi penyerahan tersebut sebelum akhirnya jenazah dibawa menuju Surabaya menggunakan mobil ambulans untuk dikebumikan secara layak oleh keluarganya.

​Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengamankan barang bukti berupa satu stel pakaian, sejumlah uang, dan masker milik korban. Iptu Fajri Alim menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam (lidik) untuk mengungkap motif serta modus operandi di balik kematian Fauzen yang masih belum diketahui secara pasti.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru