Berita-compasnews.com, Sampang – Kondisi jalan di Kampung Kateng Dhelem Tambak Omben, Desa Tambak, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, memprihatinkan. Selama lebih dari 15 tahun, jalan yang menjadi akses utama masyarakat menuju Pasar Omben tersebut belum juga mendapatkan perbaikan yang layak.
Jalan sepanjang kurang lebih lima kilometer itu hingga kini hanya berupa hamparan bebatuan, berlubang, serta licin ketika diguyur hujan. Bahkan, di beberapa titik sering tergenang air sehingga semakin menyulitkan warga yang melintas.
Padahal, jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur vital yang digunakan masyarakat untuk menuju Pasar Omben, pusat aktivitas ekonomi warga. Selain untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, jalan ini juga menjadi akses bagi warga yang ingin menjual hasil pertanian maupun mengurus berbagai keperluan penting lainnya.
Kondisi jalan yang rusak parah membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama bagi pengendara sepeda motor. Saat musim hujan tiba, bebatuan yang basah membuat jalan semakin licin dan rawan kecelakaan.
“Kalau hujan turun, jalan ini sangat licin. Banyak warga yang hampir jatuh, bahkan ada yang sampai benar-benar terjatuh,” ujar salah satu warga setempat, Minggu (9/3/2026).
Baca juga: Pemdes Asem Margaluyu Realisasikan Anggaran Dana Desa Tahun 2024 Rambat Beton
Ironisnya, warga mengaku heran karena dana desa disebut-sebut sudah turun pada tahun 2021 dan kembali dialokasikan pada tahun 2025. Namun hingga kini, kondisi jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut belum juga diperbaiki.
Situasi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai penggunaan dana desa yang nilainya mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya. Warga menilai pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan seharusnya menjadi prioritas utama, mengingat fungsinya yang sangat vital bagi mobilitas dan perekonomian desa.
“Kami hanya ingin jalan ini diperbaiki. Ini akses utama masyarakat untuk ke pasar dan aktivitas sehari-hari,” ungkap warga lainnya.
Baca juga: Pemdes Tanjungan Realisasikan Anggaran Dana Desa Tahap I Tahun 2024 Rambat Beton
Masyarakat berharap pemerintah desa bersama pihak terkait segera turun langsung meninjau kondisi di lapangan serta memberikan solusi nyata. Mereka juga meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sampang agar pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan tidak terus diabaikan.
Pasalnya, selama lebih dari satu dekade, warga harus bertahan dengan kondisi jalan yang jauh dari kata layak, sementara harapan akan perbaikan terus menjadi penantian panjang yang tak kunjung terwujud.
Editor : Badwi