BERITACOMPASNEWS.COM || SAMPANG — Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Sampang, Iptu Fajri Alim, memilih absen dalam malam penganugerahan 9.9 Awarding Media Ketik.com demi memprioritaskan penanganan dua kasus kriminalitas besar di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Keputusan tersebut diambil karena pihak kepolisian tengah berpacu dengan waktu untuk mengusut tuntas kasus kekerasan seksual siswi SMP di Kecamatan Camplong serta pembunuhan nelayan di perairan setempat.
Ketidakhadiran perwira polisi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Jurnalis Ketik.com, Yasir, yang membenarkan bahwa Iptu Fajri Alim tidak dapat hadir murni karena panggilan tugas menegakkan keadilan di lapangan. Menurut Yasir, pihak kepolisian sebelumnya telah mengonfirmasi kehadiran, namun terpaksa membatalkannya saat acara berlangsung demi memimpin langsung penyelidikan perkara.
"Beliau memang tidak hadir saat malam penganugerahan. Sebelumnya sudah konfirmasi akan hadir, tetapi saat acara berlangsung izinnya tidak dapat datang karena ada tugas penting untuk menegakkan keadilan, baik bagi korban kekerasan seksual di Camplong maupun keluarga nelayan yang menjadi korban pembunuhan. Beliau turun langsung ke lapangan," katanya.
Yasir menambahkan bahwa komitmen dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh Kasatreskrim Polres Sampang membuahkan hasil positif bagi penegakan hukum di wilayah hukum Sampang. Kerja keras jajaran penyidik di lapangan berhasil membongkar kedua perkara kriminalitas menonjol tersebut secara tuntas dalam kurun waktu yang relatif singkat.
Baca juga: Polres Sampang Tangkap Pria Berinisial IH Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Pacar
"Tindakan tegas dan komitmen Iptu Fajri Alim dalam mengutamakan penyelesaian kasus ini membuktikan bahwa penegakan hukum serta perlindungan masyarakat tetap menjadi prioritas utama di atas apresiasi pribadi," ungkapnya.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Kasatreskrim Polres Sampang Iptu Fajri Alim menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk menyisihkan agenda seremonial demi tugas kepolisian. Ia menegaskan bahwa fokus utama korps Bhayangkara saat itu adalah memberikan kepastian hukum serta keadilan nyata bagi para korban dan keluarganya.
Baca juga: Sisi Humanis Tim URC Satreskrim Polres Sampang: Bagikan Paket Beras kepada Pedagang Malam
"Penghargaan terbaik bagi seorang anggota Polri adalah ketika berhasil memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat. Karena itu, penuntasan kasus kekerasan seksual anak dan pembunuhan nelayan ini harus kami utamakan penyelesaiannya di lapangan," ujarny. Minggu (13/9/2026)
Iptu Fajri Alim juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada insan pers serta media Ketik.com atas penghargaan yang diberikan kepada Satreskrim Polres Sampang. Ia berharap sinergitas antara kepolisian dan media massa terus terjalin erat dalam mengawal kondusivitas serta penegakan hukum di Kabupaten Sampang.
Editor : Taufik