Wujudkan Ruang Digital Yang Aman, Polres Jembrana Edukasi Pelajar SMAN 2 Negara tentang Bahaya Judi Daring dan Penipuan

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Jembrana. Bali - Membangun generasi muda yang cerdas, kritis, dan terlindungi dari kejahatan digital terus menjadi perhatian Polres Jembrana. Melalui edukasi kepada pelajar, Polres Jembrana mengajak generasi muda berperan aktif mewujudkan ruang digital yang bersih dari praktik judi daring dan penipuan online, sejalan dengan komitmen Kapolri dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan tersebut.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi yang menyasar 18 siswa SMA Negeri 2 Negara, Kabupaten Jembrana, pada Senin (19/10/2026). Materi disampaikan oleh KBO Satbinmas Polres Jembrana, IPDA I Gusti Ngurah Arya Pernata, dengan menekankan pentingnya mengenali risiko, meningkatkan kewaspadaan, serta menerapkan perilaku bijak saat beraktivitas di ruang digital.

Baca juga: Polres Jembrana Bersama Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 50 Hektare di Pekutatan, Masyarakat Diimbau Waspada

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak negatif judi daring, mulai dari kerugian finansial, risiko kecanduan, terganggunya konsentrasi belajar, hingga ancaman terhadap masa depan. Para pelajar juga dibekali pengetahuan untuk mengenali berbagai modus penipuan online, seperti tautan palsu, tawaran hadiah fiktif, pesan yang mengatasnamakan pihak tertentu, serta permintaan data pribadi dan kode OTP.

KBO Satbinmas Polres Jembrana IPDA I Gusti Ngurah Arya Pernata mengatakan, edukasi kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran sejak dini agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh aktivitas digital yang merugikan.

“Adik-adik harus mampu menggunakan teknologi secara bijak dan tidak mudah tergiur dengan janji keuntungan instan. Judi daring bukan jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik, sementara penipuan online dapat menimbulkan kerugian bagi siapa saja yang kurang waspada. Karena itu, biasakan memeriksa kebenaran informasi, jangan sembarangan mengeklik tautan, dan jangan pernah memberikan data pribadi maupun kode OTP kepada orang lain,” ujarnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, termasuk berani menolak ajakan berjudi serta mengingatkan teman dan keluarga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di internet. Apabila menemukan indikasi tindak kejahatan digital atau menjadi korban penipuan, masyarakat diharapkan segera meminta pendampingan kepada orang tua, pihak sekolah, atau melaporkannya kepada kepolisian.

Baca juga: Polres Jembrana Hadir di Tengah Antrean BBM, Satlantas Jaga Kelancaran dan Keselamatan Lalu Lintas

Sementara itu, Kasi Humas Polres Jembrana IPDA I Putu Budi Arnaya menegaskan bahwa upaya menciptakan ruang digital yang bersih dari judi daring dan penipuan online merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melindungi masyarakat, sekaligus mendukung program prioritas Kapolri dalam pemberantasan kejahatan yang merugikan masyarakat.

“Pemberantasan judi daring dan penipuan online tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Karena itu, kami mengajak para pelajar untuk memahami materi yang disampaikan, menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi pelopor penggunaan teknologi yang sehat, aman, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Menurutnya, pelajar memiliki peran penting dalam membangun budaya digital yang positif. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, generasi muda diharapkan mampu membedakan informasi yang benar dan mencurigakan, menjaga keamanan data pribadi, serta tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca juga: Antrean BBM Jadi Momentum Kepedulian, Sat Binmas Polres Jembrana Hadir Berbagi dan Jaga Ketertiban

Polres Jembrana juga mendorong sinergi antara kepolisian, sekolah, keluarga, dan masyarakat agar upaya pencegahan judi daring serta penipuan online dapat berjalan berkelanjutan. Edukasi yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu membentuk lingkungan yang lebih peduli dan tanggap terhadap ancaman kejahatan digital.

Melalui kegiatan ini, Polres Jembrana menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan yang edukatif, humanis, dan responsif. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan ruang digital yang aman dan produktif.

Bijak bermedia digital, tolak judi daring, dan waspada penipuan online. Bersama Polri, wujudkan ruang digital yang aman demi melindungi generasi muda dan masa depan bangsa.

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru