Nelayan Asal Sokobanah Hilang di Perairan Ketapang, BPBD Sampang Terus Lakukan Pencarian

berita-compasnews.com

BERITACOMPASNEWS.COM || SAMPANG – Peristiwa kecelakaan laut (laka laut) menimpa seorang pemuda bernama Dodi (25), warga Dusun Pandian, Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan utara Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, sejak Rabu (21/10/2026) dini hari.

​Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, menyampaikan kronologi awal keberangkatan korban bersama pihak keluarga saat pergi memancing di laut.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Temukan Lansia Hilang di Sampang dalam Kondisi Meninggal Dunia

​"Korban berangkat memancing bersama dua orang saudaranya pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB menggunakan perahu masing-masing, dan korban diketahui membawa telepon genggam saat melaut," katanya.

​Mohammad Hozin menjelaskan situasi di lokasi kejadian saat korban mulai terpisah dari rombongan saudara-saudaranya menuju ke tengah laut.

​"Kedua saudaranya memancing di sekitar rumpon, sedangkan korban memilih menuju ke tengah perairan ke arah Obor Petronas, hingga tiga jam kemudian perahu korban tidak ditemukan dan ponselnya tidak dapat dihubungi," ungkapnya.

Baca juga: Nenek 71 Tahun Hilang di Persawahan Jrengik, Tim SAR Gabungan Sampang Kerahkan Drone

​Ia menyebutkan bahwa laporan resmi mengenai musibah laka laut tersebut baru diterima oleh petugas dari pihak kepolisian setempat pada Jumat pagi.

​"Tim BPBD Sampang menerima laporan dari Polsek Ketapang melalui Kapolsek AKP KIsmantoro pada Jumat jam 07.45 WIB, kemudian tim langsung bergerak ke lokasi untuk koordinasi dan asesmen," katanya.

Baca juga: Antisipasi Bencana di Lingkungan Pesantren, BPBD Sampang Gelar Program PESTANA Pertama di Madura

​Lebih lanjut, ia menerangkan upaya pencarian langsung diterjunkan ke titik lokasi kejadian dengan melibatkan berbagai unsur dan peralatan SAR.

​"Pencarian dilakukan mulai pukul 13.00 WIB menggunakan perahu karet BPBD dibantu masyarakat setempat, namun hingga pukul 16.30 WIB hasil pencarian masih nihil dan akan dilanjutkan kembali Sabtu pagi," ungkapnya.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru