Proyek Gedung Pustu Desa Purwosono, di Duga Pengerjaanya Tidak Sesuai Speack

berita-compasnews.com

   Berita-kompas.com-Lumajang Proyek pelaksanaan rehab gedung & pagar pustu dengan Program Pemenuhan Upaya Kesehatan Untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota tahun anggaran 2023, di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

 Dengan pemenang tender CV Songo dengan alamat Dusun Pondoksari RT.03 RW.01, Desa Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto, dengan Pagu Rp. 320.485.994,00. dan HPS Rp. 320.225.000.00, proyek yang dimenangkan oleh CV Songo, dengan harga penawaran Rp. 256.472.027.07, serta Konsultan Pengawas Danaswara Konsultan,  pada satuan kerja Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, di duga dalam pengerjaanya tidak sesuai Speak dan RAB nya.

Pasalnya proyek yang terletak di sisi Jalan Raya Semeru itu dari pantauan media ini bersama lembaga tampak jelas bahwa pekerjaan proyek pustu tersebut di duga sarat dengan penyimpangan dan di kerjakan asal-asalan, di ketahui bahwa pasangan besi ada yang menggunakan besi bekas, serta dari pasangan usuk yang menggunakan bahan dari galvalum juga terlihat jauh dari speack karena jaraknya terlalu lebar, yang mana seharusnya memggunakan jarak antara usuk satu dengan lainya tidak boleh melebihi speack yang sudah di tentukan.

Arsyad Subekti Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Pecinta Lingkungan (LSM-AMPEL) Lumajang, menyampaikan bahwa proyek pustu tersebut tidak sesuai dengan speacknya,"Masak pasangan usuk yang dari galvalum itu jaraknya lebar seperti itu, itu harus dibongkar dan di pasang sesuai speacknya, ini uang rakyat yang di gunakan untuk membangun, dan jangan di buat mainan proyek ini",ujarnya ketika melakukan monitoring proyek pustu di Desa Purwosono Selasa (10/10/2023) tadi.

Foto teks: Jarak usuk galvalum yang diduga terlalu lebar dam tidak sesuai speack selasa (10/10/2023).

Lebih lanjut Arsyad Subekti menyampaikan bahwa ia bersama timnya akan selalu mengawasi semua proyek yang ada di Kabupaten Lumajang ini, agar pengerjaanya sesuai dengan RAB juga speacknya, menurut Arsyad Subekti di Kabupaten Lumajang ini banyak rekanan yang mengerjakan proyek asal-asalan, "Kita akan terus mengawasi semua pembangunan proyek yang ada di Kabupaten Lumajang ini,  karena banyak rekanan yang nakal, dan pekerjaanya asal-asalan apalagi rekanan luar kota itu perlu kita awasi",tegasnya.

Sementara itu pelaksana dari CV Songo H. Heru ketika di konfirmasi terkait pemasangan usuk galvalum tersebut yang jaraknya terlalu lebar dan di duga tidak sesuai speack, ia menyampaikan melalui pesan berantai whatsapp jika dirinya sampai saat ini belum mengetahui pastinya karena dirinya dari kemarin berada di Jember.

"Sy ada di Jember mulai kemarin, dan Sy blm lht pastinya",jawabnya singkat.

 Pertanyaanya lantas dimanakah Konsultan Pengawas Proyek tersebut berada, sehingga proyek yang seharusnya dikerjakan sesuai dengan RAB juga Speacknya tetapi sering kali kita temui bahwa banyak proyek yang tidak mengikuti sesuai dengan RAB juga speacknya, dan di kerjakan asal-asalan.

Penulis: Andi

Editor : Redaksi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru