Berita-compasnews.com, kayong Utara - Proyek pembangunan gedung kantor oprasional pelayanan PNBP milik Kementrian perhubungan (kemenhub) tahun anggaran 2024 dengan jumlah dana 3 milyar lebih menjadi sorotan tajam Publik serta para tokoh tokoh organisasi.
"Imbran anggota laskar anti korupsi Indonesia (LAKI) melakukan investigasi ke lapangan.di temukan beberapa kejanggalan, terutama proyek tersebut tidak memasang papan plak informasi, yang mana itu bagian pendahuluan penting, mulai nya di laksanakan pekerjaan tersebut. Sesuai dengan uu keterbukaan informasi publik (KIP) yang merujuk pada pasal no 14 tahun 2008. jadi wajar kalau ada warga masyarakat yang melapor ke kita. Ujar imbranSelesa (15/10/2024) 10:25 wib
Baca juga: Aiptu Rusmianto Layangkan Surat ke Polres Kayong Utara, Soroti Dugaan Upaya Penutupan Kasus Dana BOK
"Tidak hanya itu, bebera kejanggalan lain nya juga ada yang kami temukan di lapangan.pekerjaan pembangunan kantor operasional pelayanan PNBP.JENIS PENGADAAN, pekerjaan kontruksi.K/L/PD/INTANSI LAINNYA KEMENTRIAN PERHUBUNGAN,SATUAN KERJA,unit penyelenggaran pelabuhan 111 teluk batang,PAGU DANA,RP,3,700,000,000,00.HPS,RP,3,699,987,190.00Yang di kerjakan oleh PT IMAN KARUNIA KARYA ALAMAT,JL BOULEVARD BARAT RAYA,RUKO INKOPAL LT 1 BLOK C NO 62,63 jakarta utara Berpontensi merugikan keuangan negara,Ujar Imbran.
Baca juga: Kasus Korupsi Dana Kesehatan Kayong Utara Melebar, Nama Oknum Wartawan dan Polisi Ikut Terseret
"Lanjut, Joni salah satu pengawas lapangan melalui via Telefon WhatsApp mejelaskan kepada awak media berita kompas Selasa (15/10/2024) bahwa Pekerjaan tersebut belum ada pekerjaan lapangan yang dilakukan. Hanya persiapan dan fabrikasi saja". Sementara dilokasi pekerjaan belum ada pekerjaan yang dilaksankan.
Di Lapangan hanya persiapan oleh konsultan perencana. Tetapi realisasi pelaksanaan menungggu kontrak pekerjaan. Tutup Joni
Baca juga: Kasus Penggelapan Rp50 Juta Seret Nama Oknum DPRD, Surianto Minta Polisi Bertindak Tegas
(Juminggu) 770
Editor : Badwi