Di Laporkan : Oknum Kades Desa Bulu Terancam Di Penjara, Dugaan Pengancaman Langgar Netralitas

berita-compasnews.com

Berita-compasnews.com, Kraksaan – Sejumlah aktivis di dikabupaten Probolinggo mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Probolinggo, Rabu (23/10) sore. Kepentingannya untuk mengadukan Vidio seorang kades Desa Bulu Kecamatan Kraksaan yang diduga melanggar neteraliatas Aparatur Pemerintah Desa disertai Pengancaman

Salah satu aktivis yang mengadukan hal tersebut H.Saudi Hasyim Jahur mengatakan, pihaknya mendatangi Bawaslu untuk melaporkan dugaan pelanggan neteraliatas di sertai Pengancaman oleh salah satu Kepala desa.“Ada sebuah vidionya, dimana salah satu kades ini memberi statement seolah mendukung salah satu Paslon. Padalah aparatur desa itu harus netral,” ujarnya.

Dalam vidio yang viral tersebut, dijelaskan H. Saudi, salah satu kepala desa menyebutkan bahwa kepala desa memberi mengungkapkan tidak mendukung salah satu pasangan calon maka akan di pites (di pencet dengan ibu jari).“Dikira kita nyamuk atau sejenisnya. Pernyataan itu kan luas artinya. Yang jelas ini sudah tidak netral,” ujarnya.

Dengan adanya hal tersebut H saudi Selaku Ketua LSM PERMASA di dampingi Presiden G, APKM,Juned st, Ketum LSM AMPP, H. Lutfi Hamid,Ketum LSM LIBAS 88,M.Muhyidin,ia berharap Bawaslu dapat menindak lanjuti. Sehingga tidak ditemukan lagi kepala desa yang menyalahi jabatannya pada urusan politik Pilkada.

“Sebagai seorang tokoh, pemimpin disebuah desa, hal itu tidak pantas. Sehingga kami berharap Bawaslu menindak lanjuti,” ujarnya.Menanggapi aduan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo Yonki Hendriyanto mengatakan, aduan yang dilakukan sejumlah aktivis tersebut sebelumnya telah diketahui pihaknya.

“Pihak Panwascam sudah mengetahui hal tersebut. Sehingga saat ini proses penelusuran. Artinya, kita akan tindak lanjuti,” ujarnya.

Redaksi

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru