Jumat, 26 Jun 2026 09:15 WIB

Upaya Polres Malang Olah TKP, Terkait Karhutla di Lereng Gunung Arjuno

BeritaKompas.com, MALANG - Kepolisian Resor Malang, TNI, Sat Brimob Batalyon B Pelopor Ampeldento, dan Perhutani melakukan patroli gabungan untuk mengatasi potensi Karhutla di wilayah Singosari, Kabupaten Malang. Ini adalah langkah proaktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana kebakaran hutan.

Petugas patroli berhasil menemukan dan memadamkan titik api di Pos 4 pendakian Gunung Arjuno, petak 113 Lali Jiwo. Setelah pemadaman, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti untuk penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran hutan.

Penyelidikan akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran hutan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab. Hal ini penting untuk mengambil langkah-langkah preventif dan menegakkan hukum jika ditemukan adanya kelalaian atau tindakan kriminal terkait Karhutla.

Kasihumas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, mengingatkan masyarakat dan pendaki gunung untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan yang berlaku saat berada di alam terbuka. Kekeringan panjang dapat meningkatkan risiko Karhutla, sehingga peran semua pihak dalam menjaga lingkungan sangat penting.

[caption id="attachment_8240" align="aligncenter" width="300"] Petak 113 Lali Jiwo, Lereng Arjuno[/caption]

"Polisi akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam upaya mencegah kejadian serupa di masa depan, serta kolaborasi antara lembaga penegak hukum, militer, perhutani, dan masyarakat memiliki peran krusial dalam mengurangi risiko dan dampak Karhutla", tegas Taufik.
Polisi berkomitmen untuk terus mengawasi situasi di wilayah tersebut dan meningkatkan patroli guna mencegah kebakaran hutan lainnya. Masyarakat juga diminta untuk melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang dapat berkontribusi pada Karhutla.
"Bahwa kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman serius terhadap ekosistem dan kehidupan manusia. Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum menjadi penting untuk mengurangi risiko ini", pungkas Taufik.
Upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam menangani Karhutla di wilayah Malang. Dalam situasi seperti ini, kesadaran masyarakat, koordinasi antar lembaga, dan edukasi tentang bahaya Karhutla sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan dan mencegah kerugian besar.

(Reagan)

Editor : Reagan