Minggu, 28 Jun 2026 07:30 WIB

Panen Raya Bersama Kodim 1209/Bky, Petani Kiokantang Dapat Dukungan Nyata TNI-Polri dan Pemerintah

Berita-compasnews.com_Bengkayang,Kalbar//Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan Panen Padi Bersama yang digelar Kodim 1209/Bengkayang di lahan Kelompok Tani (Poktan) Kiokantang, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Jumat (29/8/2025).

Acara ini dihadiri jajaran TNI-Polri, perwakilan pemerintah daerah, BPS Kabupaten Bengkayang, Dinas Pertanian, tokoh masyarakat, serta para petani setempat. Momentum panen raya ini menjadi bukti nyata sinergi lintas instansi dalam mendorong ketahanan pangan.

Tokoh Masyarakat: Petani Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Tokoh masyarakat sekaligus pengusaha Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat yang aktif dalam bidang pertanian, Edison Akong, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir. Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah dan TNI-Polri dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

[caption id="attachment_70673" align="aligncenter" width="300"] Oplus_2[/caption]

Kita bersyukur punya TNI dan Polri yang begitu peduli. Bahkan bantuan pupuk yang diberikan terbukti meningkatkan hasil panen. Dari lahan kecil saja bisa menghasilkan 20 karung. Ini bukti nyata, kalau pupuk tersedia, empat bulan saja sudah bisa panen dengan hasil baik,” ujarnya.
Edison juga berharap agar pemerintah, termasuk DPR, lebih serius memperhatikan kebutuhan petani, terutama soal pupuk gratis dan sarana produksi. Menurutnya, pertanian harus menjadi jalan utama menciptakan lapangan kerja dan kemandirian bangsa.

Kalau pertanian kita maju, rakyat sejahtera. Anak-anak muda pun bisa kembali percaya diri jadi petani, bukan sekadar mencari kerja ke luar negeri,” tambah Edison

Peran BPS: Data Akurat untuk Produksi

Sementara itu, Ketua BPS Bengkayang yang diwakili Ibu Elin menjelaskan peran BPS dalam menghitung data pertanian, khususnya produktivitas padi.

“Kami menggunakan kerangka sampel area (KSA) untuk menghitung luas tanam, panen, dan produktivitas. Data ini penting untuk perencanaan pangan nasional. Kami berharap lokasi di Sebalo bisa masuk titik amatan, agar data lebih akurat,” terangnya.

TNI Hadirkan Program Gerakan Pangan Murah

Dandim 1209/Bengkayang yang diwakili Pasi Intel menekankan bahwa TNI tidak hanya membantu petani di sawah, tapi juga menghadirkan program konkret bagi masyarakat.

Selain panen, ada juga Gerakan Pangan Murah yang akan dilaksanakan di tiap kecamatan. Kuotanya sekitar 7 ton beras per wilayah. Ini bagian dari upaya TNI mendukung stabilitas pangan dan ketersediaan beras murah bagi masyarakat,” jelasnya.

Tantangan Petani dan Solusi Pemerintah

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah petani menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

Bertus Iskandar, anggota Poktan, menanyakan soal solusi hama.

JB Marbun mengeluhkan kurangnya pengaturan air irigasi.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Dinas Pertanian Bengkayang menjelaskan pentingnya pola tanam serempak, sanitasi lahan, dan jarak tanam yang tepat untuk mengurangi hama. Selain itu, pemerintah berkomitmen mengusulkan bantuan sarana berupa pompa air, traktor, serta dukungan teknis lainnya, termasuk melalui sinergi dengan TNI-Polri.

Harapan Bersama

Kegiatan panen raya ini menjadi momentum membangun semangat bersama bahwa pertanian adalah tulang punggung bangsa. Kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, instansi teknis, dan masyarakat diyakini mampu menjawab tantangan pangan ke depan,Menuju Indonesia Emas Bengkayang Gemilang" adalah semangat dan harapan agar Kabupaten Bengkayang dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045

Pewarta: Kusnadi

Editor : Kusnadi