Berita-compasnews.com | Jakarta -Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Papua Barat dan elemen Mahasiswa Papua Barat mendukung Polri sebagai garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)
dan mengawal program pemerintah. Selain itu,
Ketua IMM Manokwari yang sekaligus selaku Sekretaris DPD IMM Papua Barat, Papua Barat a.n. Risky Udin menjelaskan bahwa POLRI senantiasa menjadi institusi NEGARA yang tidak akan tergantikan oleh institusi lain apapun di wilayah NKRI karena sejatinya Polri adalah
"KEPOLISIAN NEGARA"
yang diamanahkan untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat "to protect" and "to serve" telah memiliki SISTEM TATA NILAI yang berlandaskan pada KETAQWAAN terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan menjunjung tinggi KEBENARAN, KEADILAN dan KEMANUSIAAN dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan KEIKHLASAN dalam mewujudkan kemanan dan ketertiban
dengan PENGORBANAN "sacrifice" sehingga tidak ada ruang "no room" baik untuk para pelaku anarkis maupun tindak kriminal serta kelompok tertentu yang ingin mengganggu atau meresahkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Polisi mengemban tugas mulia sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penjaga PERADABAN. "Ayo kita bersama-sama dengan seluruh lapisan masyarakat mendukung POLRI SEBAGAI GARDA TERDEPAN MENJAGA KAMTIBMAS DAN MENGAWAL PROGRAM PEMERINTAH! Jaga Manokwari, Jaga Papua Barat" tegasnya (Risky Udin). Risky Udin mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap aksi kriminalitas karena pernah mengalami upaya aksi begal di jalan Percetakan Negara,
Sanggeng yang ingin merampas handphone miliknya. Risky Udin menyambut gembira bahwa Polri memiliki Call Centre 110 yang memberikan pelayan prima kepolisian kepada masyarakat.
Wawan N
Editor : Taufik