Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta memperkuat kesejahteraan kader Posyandu di wilayah Kecamatan Sukadana yang berlangsung
di Aula Kantor Camat Sukadana.Senin (27/10/2025)
Dihadiri oleh Camat Sukadana, Ismail Usman Jerry, Ketua TP. PKK Kecamatan Sukadana Mia Sari Heryati, Kasi Pelayanan Kecamatan, Kasi Pelayanan Desa se-Kecamatan Sukadana, Ketua TP. PKK Desa se kecamatan ukadana, serta Kader Posyandu dan petugas gizi dari Puskesmas Sukadana dan Siduk.
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Sukadana, Ismail Usman Jerry, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan PKK dalam penyusunan kerangka kegiatan PMT yang terarah dan terukur. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan oleh TP. PKK Kecamatan Sukadana sebagai penyelenggara utama acara.
Lebih lanjut, Dalam pidato Ketua TP. PKK Kecamatan Sukadana, Mia Sari Heryati, memulai sambutannya dengan doa sebelum memberi salam—sebuah ciri khas yang membuat ruang rapat penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah awal penyusunan program PMT yang dilakukan secara serentak untuk pertama kalinya di tingkat kecamatan maupun kabupaten Kayong Utara.
Menurut Mia Sari Heryati, kegiatan ini digagas bersama Kasi Pelayanan Kecamatan dan tim terkait karena ditemukan berbagai permasalahan teknis dalam pelaksanaan PMT dilapangan salah satunya adalah data yang tidak sinkron antara desa, dengan pihak Gizi dan kader sehingga sasaran jadi tidak sesuai dengan keadaan real. Setelah dilakukan perhitungan bersama, ditemukan adanya perbedaan angka signifikan dibandingkan data sebelumnya.
“Data yang kita gunakan hari ini adalah data nyata, langsung dari kader yang hadir dan petugas gizi ” ujar Mia Sari Senin (27/10/2025) 8:50 wib
Tambah nya, penyusunan acuan kegiatan secara bersama ini bertujuan untuk memperbaiki manajemen dan administrasi PMT, sehingga program dapat lebih akurat dan berdampak nyata dalam menekan angka stunting dan gizi buruk di wilayah Kecamatan Sukadana selain itu diakhir kegiatan juga dilakukan penanda tangan berita acara terkait kegiatan dan hasil rapat agar bisa menjadi pertanggujawaban bersama pada kegiatan hari ini .
Selain fokus pada penyelarasan data PMT, Ketua TP. PKK Kecamatan juga menyoroti kesejahteraan kader Posyandu, yang hingga kini masih menjadi tantangan besar.
“Masih banyak masyarakat yang enggan menjadi kader karena beban kerja semakin tinggi, terlebih setelah diterapkannya Integrasi Layanan Primer (ILP) di bulan mendatang. Dengan honor yang ada, tentu tidak sebanding dengan kerja keras para kader di lapangan.
Beliau berharap agar ke depan pembiayaan dan dukungan terhadap kader tidak hanya menjadi tanggung jawab desa, melainkan juga mendapat dukungan dari OPD terkait seperti Dinas Kesehatan dan Puskesmas, minimal dalam bentuk bantuan transportasi untuk setiap kunjungan kader.
Ia juga mengingatkan agar hasil perhitungan bersama dalam forum ini dapat menjadi acuan yang kuat, meski diakui mungkin akan mengejutkan beberapa pihak desa terkait pembiayaan yang muncul dari hasil sinkronisasi data tersebut.
Sebagai penutup, Mia Sari Heryati menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hasil kesepakatan rapat tersebut.
“Ini adalah awal yang baik. Kami akan terus berupaya agar apa yang telah kita rumuskan bersama hari ini dapat diwujudkan, tentu dengan dukungan dan kebijakan dari para pemangku kepentingan,” tutup Mia Sari Heryati (Jumingu)
Editor : Badwi