Jumat, 26 Jun 2026 07:13 WIB

Sinergi Pemerintah Pusat dan Desa Untuk Ekowisata Berkelanjutan

Berita-compasnews.com, Jakarta - Dalam upaya memperkuat pemberdayaan desa dan pengembangan potensi wisata alam yang berkelanjutan, pada hari senin 10 November 2025 dilakukan 

penandatanganan perjanjian kerjasama antara Direktorat Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan (Direktorat PSPD) di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dengan Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, untuk pengembangan kawasan ekowisata mangrove.

Acara ini digelar di kantor direktorat Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal sebagai wujud komitmen Pemerintah Pusat dan Daerah dalam memanfaatkan potensi lingkungan serta memperkuat sektor pariwisata berbasis desa, khususnya di kawasan pesisir yang memiliki keunikan ekosistem mangrove. 

Hadir sekaligus menandatangani Perjanjian Kerjasama tersebut,  Direktur PSPD Kemendes PDT, Dra. Farida Kurnianingrum, M.M,. beserta jajaran, Kepala Desa Citeureup Oman Suherman, disaksikan oleh Kepala Dinas PMDP Kab.Pandeglang Muslim Taufiq, S.Ag, M.Pd,. serta Camat Panimbang A.Suhaerudin, S.STP

Kerjasama ini akan berbentuk pemberian bantuan berupa pengembangan fasilitas pendukung berupa Lahan Parkir dan Jalan Akses menuju Kawasan ekowisata mangrove di Desa Citeureup. Dengan dukungan ini diharapkan kawasan mangrove akan menjadi destinasi wisata edukasi alam yang ramah lingkungan dan mampu memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat lokal.
“Desa Citeureup memiliki potensi wisata alam yang sangat besar, khususnya hutan mangrove yang masih asri. 

Melalui bantuan pengembangan kawasan ekowisata mangrove ini, kami tidak hanya bertujuan untuk menciptakan destinasi wisata baru, tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat desa, melestarikan ekosistem pesisir, dan meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim. Ini sejalan dengan semangat Astacita Presiden Prabowo, yaitu membangun dari desa dan daribawah untuk pemerataan ekonomi dan memberantas kemiskinan,” ujar Farida 

Kurnianingrum di tempat yang sama, Oman Suherman, menyampaikan rasa syukur dan antusiasme masyarakatnya menyambut program ini.

“Atas nama seluruh masyarakat Desa Citeureup, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian Desa PDTT yang telah memilih desa kami sebagai mitra pengembangan.

Hutan mangrove kami adalah warisan leluhur yang harus kami jaga. Dengan bantuan ini, kami berkomitmen untuk mengelolanya secara bertanggung jawab, sehingga dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan asli desa, dan pada akhirnya mensejahterakan warga kami,” tuturnya.

 Toni Metic

Editor : Badwi