Minggu, 28 Jun 2026 00:54 WIB

📰 Operasi Zebra Kapuas Hari ke-10: Polres Bengkayang Gelar Razia Gabungan, Soroti Kepatuhan Pajak dan Lakalantas

Berita-compasnews.com,Bengkayang,Kalbar//Memasuki hari ke-10 pelaksanaan Operasi Zebra Kapuas 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkayang bersama tim gabungan menggelar razia terpadu di Jalan Raya Sanggau Ledo, tepat di depan Kantor Polsek Kota Bengkayang, pada Rabu (26/11/2025).

Operasi yang berlangsung intensif hingga 30 November ini dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Bengkayang, IPTU Sunarli, S.Sos., M.H., selaku Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapusdal Ops) Zebra Kapuas 2025.

Tim Gabungan dan Sasaran Operasi

Razia ini melibatkan personel gabungan dari: Satlantas Polres Bengkayang TNI Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Jasa Raharja Dinas Perhubungan (DllAJ).

Kasatlantas IPTU Sunarli menjelaskan bahwa fokus operasi dibagi menjadi tiga pendekatan utama: penilangan, teguran, dan himbauan.

"Kegiatan kita pertama fokus pada penilangan, yaitu berupa pelanggaran kasat mata, seperti tidak menggunakan helm, dan kelengkapan surat kendaraan," ujar IPTU Sunarli.

Sementara itu, teguran diberikan untuk pelanggaran yang tidak kasat mata, seperti surat-surat yang tidak lengkap dan adanya tunggakan pajak kendaraan. Hingga siang hari pelaksanaan, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat telah ditilang karena terbukti melanggar aturan.

📈 Realisasi Pajak Lampaui Target Berkat Razia

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bengkayang, Yohanes Atet, menyampaikan apresiasi atas ketaatan masyarakat dalam membayar pajak. Menurutnya, kegiatan razia gabungan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesadaran wajib pajak.

"Sampai pada hari ini yang sebelumnya ditargetkan sebanyak Rp 8 miliar, namun setelah mengalami perubahan target menjadi Rp 5 miliar, kita sudah melebihi dari target. Saat ini kita sudah mendapatkan sekitar Rp 6 miliar lebih," rincinya.

Atet berharap wajib pajak yang masih menunggak dapat segera menunaikan kewajibannya.

⚠️ Tren Lakalantas Meningkat, Jasa Raharja Pasang Spanduk

Supervisor Samsat Bengkayang sekaligus Penanggung Jawab Jasa Raharja di Kantor Samsat Bengkayang, Leonard Karamoy, mengungkapkan keprihatinan atas tren peningkatan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Bengkayang dibandingkan tahun 2024.

Menyikapi hal ini, Jasa Raharja berupaya menekan angka kecelakaan melalui:

Forum komunikasi lakalantas Pemasangan spanduk keselamatan di titik-titik rawan laka, Leonard Karamoy mengingatkan bahwa dana dari pajak kendaraan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan daerah dan santunan bagi korban kecelakaan.

🚑 Imbauan Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan

Baik Kasatlantas maupun perwakilan Jasa Raharja kompak menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam penanganan kecelakaan lalu lintas. Mengingat luasnya wilayah Bengkayang, bantuan cepat dari warga sangat krusial.

"Untuk kejadian kecelakaan lalu lintas... kita mengharapkan peran serta masyarakat, apabila terjadi kecelakaan lalu lintas untuk tidak usah takut untuk membantu, segera dibawakan kepada puskesmas terdekat," pungkas IPTU Sunarli.

Leonard Karamoy juga menambahkan agar masyarakat memberikan pertolongan pertama mengingat wilayah yang luas sebelum bantuan resmi tiba.

Operasi ini akan terus dimaksimalkan hingga 30 November 2025 untuk menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) menjelang akhir tahun 2025. Selain itu, Polres Bengkayang juga mensosialisasikan program terbaru Polri, yaitu Pamapta Aduan 110, agar mudah dipahami oleh seluruh masyarakat.

Editor : Kusnadi