Rabu, 24 Jun 2026 17:07 WIB

Breaking News! Penemuan Kerangka Manusia di Camplong Sampang Gemparkan Warga

Foto: Penemuan Kerangka Manusia di Camplong Sampang
Foto: Penemuan Kerangka Manusia di Camplong Sampang

Berita-compasnews.com || Sampang – Warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, digemparkan dengan penemuan kerangka tulang belulang manusia di sebuah lahan kosong. Penemuan yang mengejutkan ini terjadi di kawasan sebelah utara Klinik Nata, yang selama ini dikenal sebagai lahan yang jarang terjamah oleh aktivitas warga sekitar.

​Penemuan ini bermula ketika warga setempat tidak sengaja melihat adanya struktur tulang yang mencurigakan di area lahan kosong tersebut. Menyadari bahwa benda tersebut merupakan kerangka manusia, warga segera melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib untuk segera ditindaklanjuti secara hukum dan medis.

​Kapolsek Camplong, IPTU Bambang Budiyanto, membenarkan informasi mengenai penemuan mayat yang sudah berbentuk kerangka tersebut. Pihaknya segera mengamankan lokasi kejadian guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal untuk mencari bukti-bukti pendukung yang tersisa di sekitar area penemuan. ​Guna kepentingan penyelidikan

lebih lanjut, IPTU Bambang menjelaskan bahwa kerangka tersebut saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Sampang. Evakuasi ini dilakukan untuk menjalani serangkaian proses identifikasi guna mengungkap identitas serta penyebab pasti kematian korban. ​Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit masih melakukan penanganan intensif terhadap tulang belulang tersebut. "Sekarang masih proses identifikasi di rumah sakit," ungkap IPTU Bambang Budiyanto secara singkat kepada awak media saat menjelaskan status terkini penanganan kasus tersebut. ​

Sementara itu, Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadiq, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima kerangka tulang belulang manusia tersebut. Namun, Amin masih enggan membeberkan detail fisik maupun perkiraan usia dan jenis kelamin korban karena proses pemeriksaan medis masih berlangsung secara tertutup.

​Amin menjelaskan bahwa pihak rumah sakit belum bisa memberikan konfirmasi lebih mendalam karena masih menunggu kedatangan tim investigasi dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Rencananya, koordinasi lebih lanjut dengan tim ahli forensik dari Polda akan dilakukan pada hari Kamis besok untuk mempercepat proses identifikasi. ​"Masih proses, mas," ujar Amin singkat saat ditemui rekan media. 

Amin menegaskan bahwa seluruh informasi resmi mengenai hasil identifikasi kerangka tersebut akan disampaikan satu pintu setelah proses investigasi bersama tim Polda Jawa Timur selesai dilakukan secara menyeluruh.

Editor : Taufik